Update Covid-19 Kaltim Per 25 Mei 2020: Tak Ada Penambahan Positif, Pasien Sembuh Tambah 5 Kasus

DIKSI.CO, SAMARINDA– Sehari pasca-Idulfitri 1441 Hijriah, kasus Covid-19 di Kaltim menunjukan kabar baik. Tidak ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 pada Senin (25/5/2020).

Hal tersebut disampaikan Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, pada rilis update Senin sore.

“Tidak ada penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 dengan hasil positif (konfirmasi) per 25 Mei 2020,” katanya.

Kabar baik datang dari perkembangan kasus pasien Covid-19 sembuh di Kaltim. Sebanyak, 5 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 berdasarkan dua kali pemeriksaan swab dengan hasil negatif.

Kasus terkonfirmasi Covid-19 yang dilaporkan Sembuh per 25 Mei 2020 sebanyak 5 kasus, sebagai berikut:

Kutai Timur 3 Kasus

3 kasus (KTM 27 laki-laki 41 tahun, KTM 28 laki-laki 54 tahun, KTM 29 laki- laki 50) merupakan kasus berasal dari Klaster Ijtima Gowa yang telah dirawat di RSUD Kudungga sejak 23 April 2020.

Kukar 2 Kasus

2 kasus (KKR 8 laki-laki 41 tahun dan KKR 31 laki-laki 10 tahun) merupakan kasus dari Klaster Ijtima Gowa yang telah dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara, sejak 23 April 2020 dan 3 Mei 2020

“Seluruh kasus tersebut dinyatakan sembuh karena dari hasil laboratorium BBLK Surabaya dinyatakan 2 kali dengan hasil negatif serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala,” pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

Saefuddin Zuhri/Diksi.co

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button