Masa Kampanye, Polisi Rutinkan Patroli Jaga Kondusifitas Jelang Pencoblosan Wali Kota Samarinda

DIKSI.CO, SAMARINDA – Jelang perhelatan pesta demokrasi lima tahunan di Kota Tepian, polisi terus tingkatkan patroli guna pastikan kondusifitas wilayah. Selain mengamankan helatan pesta demokrasi, kondisi pandemi Covid-19 saat ini juga tetap menjadi atensi aparat berseragam coklat. 

Kedua hal ini masih terus berjalan beriringan.  Hal ini juga ditegaskan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman. Kata polisi nomor satu di Ibu Kota Kaltim ini, seluruh jajarannya harus selalu bersiaga guna menghalau seluruh potensi gangguan yang ada. 

“Pengamanan mulai dari sekarang dan sebelumnya sudah terus kami lakukan,” kata Arif Selasa (3/10/2020) sore tadi.

“Apalagi ini dalam masa kampanye, tiap hari kami sinergikan dengan operasi yustisi karena sekarang masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Arif, kampanye di tengah wabah pandemi saat ini juga telah memiliki aturan main yang wajib di ikuti setiap para pasangan calon perebut kursi Samarinda satu. Yakni para tim pemenangan setiap paslon harus mengurangi kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar.

“Hal ini wajib dipatuhi mengingat kondisi pandemi yang belum benar-banar selesai,” tegasnya. 

Bukan hanya operasi yustisi dan bentuk sosialisasi saja. Kombes Pol Arif Budiman, juga menegaskan, jajarannya terus melakukan giat patroli, karena kondusifitas Kota Tepian menjadi hal utama bagi orang nomor satu dijajaran Polresta Samarinda ini.

“Tentunya kita laksanakan patroli-patroli dengan skala besar, operasi yustisi tadi dalam hal menjaga agar kondisi kondusif di wilayah Kota Samarinda,” pungkasnya. (tim redaksi Diksi) 

 

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button