Borneo Cantata Bidik Praha dan Taiwan, Pemkot Samarinda Perkuat Dukungan untuk Misi Budaya Internasional

DIKSI.CO, SAMARINDA – Kelompok paduan suara Borneo Cantata terus memperluas kiprahnya di panggung internasional.
Setelah mencatat sejumlah prestasi di tingkat nasional dan mancanegara, kelompok seni asal Samarinda itu kini membidik kompetisi paduan suara bergengsi di Praha serta memenuhi undangan tampil dalam kegiatan kebudayaan di Taiwan pada akhir 2026.
Rencana tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Dukungan itu ditegaskan langsung oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, saat menerima audiensi pengurus dan anggota Borneo Cantata di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Balaikota Samarinda, Rabu (3/6/2026).
Audiensi tersebut juga dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, Ibnu Araby, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Samarinda Barlin Hady Kusuma, perwakilan Disporapar, serta Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).
Konsisten Mengharumkan Nama Daerah
Dalam kesempatan itu, perwakilan Borneo Cantata, Sumurung Silaban, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan Pemkot Samarinda terhadap perkembangan seni dan budaya daerah.
Ia menjelaskan, Borneo Cantata yang berdiri sejak 2010 terus berupaya menjaga konsistensi dalam pembinaan vokal dan pengembangan kualitas pertunjukan.
Upaya tersebut membuahkan berbagai prestasi yang mengharumkan nama Samarinda di tingkat nasional maupun internasional.
“Berbagai penghargaan yang kami raih tidak hanya menjadi kebanggaan bagi anggota paduan suara, tetapi juga menjadi bagian dari diplomasi budaya yang memperkenalkan Samarinda dan Kalimantan Timur kepada masyarakat internasional,” ujar Silaban.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting yang mendorong semangat para anggota untuk terus berkarya dan berprestasi.
Ia juga mengapresiasi keberadaan Rumah Budaya yang selama ini menjadi salah satu ruang aktivitas bagi para pelaku seni.
Silaban berharap pemerintah dapat menghadirkan ruang seni yang lebih representatif sehingga komunitas seni dan budaya memiliki fasilitas yang memadai untuk berlatih, berkolaborasi, dan menampilkan karya.
Menargetkan Kompetisi di Praha
Sementara itu, Vocal Coach, Choir Director sekaligus Conductor Borneo Cantata, Roby Yolis Pata’dungan, memaparkan agenda internasional yang akan diikuti kelompoknya dalam beberapa waktu ke depan.
Ia mengatakan Borneo Cantata menargetkan keikutsertaan dalam kompetisi paduan suara internasional di Praha pada tahun depan.
Selain itu, kelompok tersebut juga menerima undangan untuk tampil dalam kegiatan kebudayaan di Taiwan pada 22 hingga 29 Desember 2026.
“Tahun depan kami menargetkan mengikuti kompetisi paduan suara di Praha, Republik Ceko. Selain itu, kami juga kembali mendapat undangan tampil dalam kegiatan kebudayaan di Taiwan pada 22 hingga 29 Desember 2026,” kata Roby.
Menurutnya, undangan ke Taiwan menjadi undangan internasional ketiga yang diterima Borneo Cantata dalam satu dekade terakhir.
Hal itu menunjukkan bahwa kualitas artistik dan konsistensi kelompok tersebut mendapat pengakuan dari berbagai pihak di luar negeri.
Roby menegaskan bahwa setiap penampilan internasional tidak hanya membawa nama kelompok, tetapi juga memperkenalkan budaya daerah melalui karya musik dan pertunjukan yang mereka sajikan.
Pemkot Samarinda Siap Mendukung
Menanggapi rencana tersebut, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi atas dedikasi Borneo Cantata dalam menjaga eksistensi seni paduan suara sekaligus membawa nama Samarinda ke tingkat dunia.
“Selamat atas berbagai trofi dan prestasi yang telah diraih. Bendera daerah dan bangsa telah dikibarkan hingga ke kancah internasional. Ini merupakan bentuk kegigihan yang patut diapresiasi dalam menjaga eksistensi seni dan budaya,” ujarnya.
Saefuddin menegaskan bahwa Pemkot Samarinda mendukung kiprah Borneo Cantata sebagai salah satu representasi seni budaya daerah yang telah menunjukkan prestasi membanggakan.
“Tidak hanya menggema di ruang-ruang kompetisi, saya berharap harmoni suara Borneo Cantata juga dapat berkontribusi dalam berbagai agenda Pemerintah Kota Samarinda dan menjadi bagian dari wajah seni budaya yang terus tumbuh serta berkembang di Kota Tepian,” katanya.
Dukungan serupa disampaikan Ibnu Araby yang berharap Borneo Cantata terus eksis dan mampu meraih pencapaian yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Sementara itu, Barlin Hady Kusuma menyebut Borneo Cantata sebagai aset budaya yang membanggakan sekaligus representasi talenta muda Samarinda di tingkat internasional.
Menurutnya, keberadaan kelompok tersebut turut memperkuat ekosistem seni yang berkembang di Kota Tepian.
Audiensi ditutup dengan penampilan singkat para anggota Borneo Cantata.
Melalui harmoni suara yang kompak dan berkualitas, mereka kembali menunjukkan komitmen untuk terus mengharumkan nama Samarinda melalui seni paduan suara.
Penampilan tersebut menjadi penutup yang berkesan sebelum seluruh peserta mengakhiri kegiatan dengan sesi foto bersama. (*)
