DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Pancasila di Era Digital

DIKSI.CO –Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Arie Wibowo, mengajak masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila tetap menjadi pedoman penting di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.
Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, kata Arie, menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan.
“Perkembangan teknologi membawa banyak manfaat. Namun, masyarakat tetap harus berpegang pada nilai-nilai Pancasila agar persatuan bangsa tetap terjaga,” ujarnya.
Pancasila Jadi Pedoman Menghadapi Tantangan Era Digital
Arie menilai kemajuan teknologi membuka akses informasi yang semakin luas. Di sisi lain, kondisi tersebut juga menghadirkan berbagai tantangan, termasuk penyebaran informasi yang dapat memicu perpecahan.
Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
“Pancasila harus menjadi panduan dalam bersikap, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. Nilai-nilai itu membantu kita menjaga kebersamaan dan menghormati perbedaan,” katanya.
Keberagaman Harus Menjadi Kekuatan Bangsa
Menurut Arie, Indonesia memiliki kekayaan berupa keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Masyarakat perlu menjaga keberagaman tersebut sebagai kekuatan bangsa.
Ia menegaskan bahwa semangat toleransi, persatuan, dan gotong royong harus terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Bangsa ini berdiri di atas banyak perbedaan. Pancasila mengajarkan kita untuk menjadikan perbedaan itu sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan,” tegasnya.
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Refleksi
Arie juga mengingatkan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Masyarakat perlu memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan.
Ia berharap generasi muda ikut menjaga nilai-nilai Pancasila agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.
“Pancasila harus hadir dalam tindakan sehari-hari. Jika masyarakat terus mengamalkannya, persatuan bangsa akan tetap kuat menghadapi berbagai tantangan,” tutupnya.
(Adv)
