Konsul Jenderal Australia Pamit, Andi Harun Dorong Kerja Sama Pendidikan dan AI dengan Australia

DIKSI.CO – Pemerintah Kota Samarinda memastikan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Australia, terutama di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Komitmen itu mengemuka saat Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima kunjungan perpisahan Konsul Jenderal Australia untuk Makassar, Todd Dias, di Balai Kota Samarinda, Rabu (29/7).

Dalam pertemuan tersebut, Todd Dias menyampaikan bahwa masa tugasnya di Indonesia akan berakhir pekan depan. Ia akan kembali ke Australia untuk menjalankan penugasan baru di Kementerian Luar Negeri yang berkedudukan di Canberra.

“Pak Wali, ini minggu terakhir saya di Indonesia. Minggu depan saya harus kembali ke Australia, tepatnya ke Canberra, untuk bertugas di kementerian,” ujar Todd Dias.

Kunjungan yang difasilitasi Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Samarinda itu berlangsung dalam suasana hangat. Wali Kota Andi Harun didampingi Sekretaris Daerah Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti beserta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Todd Dias menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin dengan Pemerintah Kota Samarinda. Ia mengaku selalu mendapatkan sambutan yang positif setiap kali berkunjung ke Kota Tepian.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota. Setiap kali kami datang ke Samarinda, selalu diterima dengan baik,” katanya.

Peluang Investasi Australia Masih Terbuka

Pada kesempatan itu, Todd Dias juga menjelaskan mengenai batalnya keterlibatan investor Australia dalam rencana pengembangan RSUD IA Moeis melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Menurutnya, persoalan tersebut terjadi akibat miskomunikasi antara investor dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai badan pembiayaan yang ditugaskan Kementerian Keuangan, bukan dengan Pemerintah Kota Samarinda.

Ia menegaskan kondisi tersebut tidak menutup peluang investasi Australia di Samarinda pada masa mendatang.

“Sebenarnya ini miskomunikasi antara investor dengan PT SMI, bukan dengan Pemkot. Saya berharap peluang investasi dan kerja sama antara Australia dengan Pemkot Samarinda masih terbuka lebar,” ujarnya.

Pemkot Samarinda Siapkan Kerja Sama Beasiswa ke Australia

Wali Kota Andi Harun menyampaikan apresiasi atas dedikasi Todd Dias selama menjabat sebagai Konsul Jenderal Australia untuk Makassar. Ia menilai Todd berhasil membangun komunikasi yang aktif dengan pemerintah daerah di kawasan Indonesia Timur.

“Saya berharap penggantinya nanti sama aktifnya dengan Todd Dias. Beliau berkantor di Makassar, tetapi jangkauan komunikasinya sangat luas,” kata Andi Harun.

Menurutnya, hubungan Indonesia dan Australia memiliki sejarah panjang sehingga pergantian pejabat diplomatik diharapkan semakin memperkuat kolaborasi kedua pihak.

Andi Harun mengungkapkan Pemerintah Kota Samarinda tengah menyiapkan kerja sama khusus dengan salah satu pemerintah negara bagian di Australia. Kerja sama tersebut difokuskan untuk membuka akses beasiswa dan dukungan pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa asal Samarinda.

Ia memperkirakan setiap tahun terdapat peluang bagi sekitar 10 hingga 20 mahasiswa Samarinda untuk melanjutkan pendidikan di Australia melalui skema tersebut.

Pengembangan AI Jadi Prioritas

Selain pendidikan, Pemerintah Kota Samarinda juga ingin memperluas kerja sama dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Andi Harun menilai AI perlu pemanfaatan secara positif untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Karena itu, Pemkot Samarinda berencana mengirim aparatur sipil negara (ASN) mengikuti pendidikan di perguruan tinggi terbaik di Australia, terutama pada bidang pengembangan AI.

“Nanti biayanya ditanggung Pemkot. Yang penting warga kota bisa kuliah di sana. Kalau bisa, di bidang pengembangan AI, itu lebih bagus lagi,” pungkasnya.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Back to top button