Krisis Air Bersih Samarinda, DPRD Minta Warga Ikuti Alur Pelaporan Bantuan

DIKSI.CO – Warga Samarinda yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih diminta segera menyampaikan laporan melalui jalur resmi agar bantuan tangki air dapat bergerak lebih cepat.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal, mengatakan seluruh kecamatan di Kota Tepian telah memiliki Satgas PDB (Penanggulangan Bencana Daerah). Tim tersebut bertugas merespons laporan masyarakat yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau.

“Semua kecamatan sudah dibentuk Satgas PDB (Penanggulangan Bencana Daerah). Jadi, masyarakat yang mengalami krisis air bersih bisa langsung melapor secara berjenjang agar bantuan tangki air dapat segera dijadwalkan,” ujar Joha Fajal, Jumat (11/9/2026).

Menurut Joha, masyarakat perlu mengikuti mekanisme pelaporan agar petugas dapat memetakan kebutuhan air dan menentukan lokasi distribusi secara tepat.

Warga yang membutuhkan pasokan air bersih dapat menyampaikan laporan secara kolektif kepada Ketua RT di lingkungan masing-masing.

Ketua RT kemudian mengumpulkan sejumlah data penting, seperti nama pelapor, lokasi lengkap, jumlah kepala keluarga (KK) atau jiwa terdampak, perkiraan kebutuhan air, serta nomor kontak penanggung jawab.

Setelah itu, Ketua RT meneruskan data tersebut kepada pihak kelurahan. Petugas kelurahan akan merekap dan memeriksa data sebelum meneruskannya kepada Satgas PDB atau melalui call center resmi.

Satgas PDB Atur Jadwal Distribusi Tangki Air

Joha menjelaskan Satgas PDB akan menentukan jadwal dan titik pembagian air setelah menerima serta memverifikasi laporan dari masyarakat.

“Setelah laporan diterima dan dikoordinasikan dengan petugas lapangan, Tim Satgas PDB akan menetapkan jadwal serta titik lokasi pendistribusian armada mobil tangki,” imbuhnya.

Petugas kemudian mengirim armada mobil tangki ke lokasi yang sudah ditentukan. Mereka akan membagikan air bersih kepada warga sesuai data kebutuhan hingga seluruh proses distribusi selesai.

Joha menilai sistem tersebut penting untuk mencegah penyaluran bantuan air secara tidak merata. Data yang jelas juga membantu petugas menentukan wilayah yang membutuhkan penanganan lebih cepat.

RT Diminta Pastikan Data Warga Akurat

Joha secara khusus meminta Ketua RT dan pimpinan lingkungan memperhatikan kelengkapan data ketika mengajukan laporan krisis air bersih.

Ia meminta setiap laporan mencantumkan lokasi secara jelas serta jumlah KK atau warga yang terdampak. Data tersebut akan menjadi dasar bagi petugas untuk menentukan kebutuhan dan mengatur pergerakan armada tangki.

“Data yang jelas akan membantu armada Satgas PDB bergerak cepat dan presisi di lapangan,” ujarnya.

DPRD Samarinda bersama instansi terkait juga mengimbau masyarakat untuk tidak melewati jalur pelaporan yang telah ditentukan.

Dengan mekanisme tersebut, pemerintah berharap bantuan air bersih dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan selama musim kemarau berlangsung.

(Adv)

Back to top button