Disdag Samarinda Gelar Dialog Setiap Senin, Keluhan Pedagang Pasar Pagi Dibahas Bertahap

DIKSI.CO –Pemerintah Kota Samarinda membuka ruang komunikasi lebih luas dengan pedagang Pasar Pagi. Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda akan menggelar dialog bersama pedagang setiap Senin untuk membahas persoalan yang muncul di pasar tersebut.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengapresiasi langkah Disdag Samarinda. Menurutnya, komunikasi terbuka dapat membantu pemerintah memahami persoalan pedagang sekaligus mencari solusi secara bersama-sama.
“Kami apresiasi, artinya saran kami dilaksanakan. Selama ini masalah ada di komunikasi antara pedagang dan pemerintah,” kata Iswandi, Senin (7/9/2026).
Pedagang Keluhkan Pasar Masih Sepi
Iswandi mengatakan kondisi Pasar Pagi masih menjadi perhatian. Aktivitas perdagangan belum kembali ramai seperti harapan para pedagang.
Sejumlah pedagang juga menghadapi penurunan omzet sejak pindah ke gedung baru. Kondisi tersebut membuat aktivitas ekonomi di Pasar Pagi belum berjalan optimal.
Selain jumlah pengunjung, pedagang juga menyoroti sejumlah persoalan pada fasilitas gedung. Mereka mengeluhkan tempias air hujan dan posisi tangga yang terlalu tinggi.
Menurut Iswandi, berbagai persoalan itu membutuhkan pembahasan secara bertahap. Pemerintah tidak mungkin menyelesaikan seluruh keluhan pedagang hanya melalui satu pertemuan.
Pedagang Grosir Akan Pindah Lantai
Pertemuan awal antara pemerintah dan pedagang telah menghasilkan satu kesepakatan. Pedagang grosir akan menempati lantai enam dan tujuh gedung Pasar Pagi.
Namun, pemerintah dan pedagang masih perlu membahas mekanisme pemindahan tersebut. Mereka juga perlu menyusun langkah untuk meningkatkan kembali jumlah pengunjung dan menghidupkan aktivitas perdagangan.
“Semua masalah tidak akan selesai dalam satu kali pertemuan. Kami yakin itu,” tegas Iswandi.
Ia menilai forum dialog rutin dapat menjaga komunikasi antara pemerintah dan pedagang. Forum tersebut juga memungkinkan setiap persoalan mendapat pembahasan yang lebih terarah.
Hari Senin sebagai Forum Evaluasi
Kepala Disdag Samarinda, Nurrahmani, mengatakan pihaknya akan kembali bertemu dengan pedagang pada Senin berikutnya.
Disdag akan menggunakan pertemuan tersebut untuk mendengar dan membahas berbagai keluhan pedagang. Pemerintah juga akan mengevaluasi kebutuhan fasilitas serta penataan aktivitas perdagangan di Pasar Pagi.
“Jadi setiap Senin menjadi agenda tentang hal-hal yang menjadi keluhan pedagang,” jelas Nurrahmani.
Melalui dialog rutin, pemerintah dan pedagang dapat menyusun langkah penataan Pasar Pagi secara bertahap. Pemerintah berharap komunikasi yang lebih intensif dapat mempercepat penyelesaian persoalan sekaligus membantu mengembalikan keramaian pasar.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk mencari solusi atas keluhan omzet pedagang dan berbagai kendala yang muncul setelah mereka menempati gedung baru.
(Adv)
