NasDem Samarinda Dorong Wakil Wali Kota Jadi Penerus Andi Harun

DIKSI.CO – Dinamika politik Samarinda mulai mengarah pada pembahasan figur penerus Wali Kota Samarinda Andi Harun. Sejumlah pengurus tingkat kecamatan Partai NasDem Samarinda menyuarakan dukungan kepada wakil wali kota yang kini mendampingi Andi Harun.
Aspirasi tersebut muncul dalam rapat kerja cabang (Rakercap) yang berlangsung pada Rabu (9/9/2026). Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NasDem di tingkat kecamatan menyampaikan pandangan mengenai figur yang dinilai mampu melanjutkan pemerintahan Samarinda.
Ketua DPD Partai NasDem Samarinda Joha Fajal mengatakan aspirasi itu muncul karena Andi Harun telah menjalani dua periode sebagai wali kota. Kondisi tersebut membuat partai mulai melihat kader yang berpotensi melanjutkan kepemimpinan di Samarinda.
“Karena Pak Andi Harun sudah tidak maju, bagaimana kalau kader kita yang sekarang menjadi wakil wali kota kita dukung untuk maju jadi wali kota,” kata Joha Fajal.
Joha menegaskan aspirasi tersebut belum menjadi keputusan resmi partai. NasDem masih perlu menjalankan mekanisme internal sebelum menentukan calon yang akan mereka usung.
Menurut Joha, pengurus melihat pengalaman wakil wali kota selama mendampingi Andi Harun sebagai salah satu modal untuk melanjutkan program pemerintahan.
Ia juga menyebut kinerja pemerintahan Andi Harun selama dua periode ikut mendorong munculnya gagasan tersebut.
“Keberhasilan Pak Yuhri sebagai kader tangguh mendampingi Bapak Wali Kota Andi Harun dianggap sudah sangat berhasil. Maka tidak ada salahnya kami sebagai kader memperjuangkan untuk melanjutkan pemerintahan Wali Kota Andi Harun dilakukan oleh wakil wali kotanya,” ujarnya.
Aspirasi Muncul dari Tingkat Kecamatan
Joha mengatakan pembicaraan mengenai figur penerus tidak hanya datang dari jajaran DPD NasDem Samarinda.
Pengurus DPC di tingkat kecamatan juga menyampaikan aspirasi melalui Rakercap. Menurut Joha, struktur partai memberi ruang bagi pengurus di tingkat kecamatan untuk menyampaikan suara dari wilayah masing-masing.
“Ini tadi sudah muncul dari suara-suara pengurus DPC,” katanya.
Ia menjelaskan DPD menjalankan fungsi organisasi di tingkat kota. Sementara itu, DPC bekerja di tingkat kecamatan dan DPRT berada di tingkat kelurahan.
Joha menilai masukan dari struktur partai di tingkat bawah menjadi bahan penting bagi DPD ketika membahas arah politik NasDem Samarinda.
Namun, ia menegaskan partai tetap akan mengikuti mekanisme organisasi. DPD nantinya menyampaikan aspirasi tersebut kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.
NasDem Ingin Dorong Satu Kader
Joha juga mengungkapkan keinginan internal partai untuk mengerucutkan dukungan kepada satu kader.
Menurutnya, NasDem ingin menyiapkan kader terbaik ketika DPP memberikan arahan mengenai proses pencalonan.
“Pada saat ada perintah dari DPP kita sudah sepakat bahwa kader yang terbaik yang nantinya akan maju hanya satu orang,” ujarnya.
Meski begitu, Joha belum menyebut keputusan final mengenai siapa yang akan memperoleh rekomendasi partai.
Ia menegaskan proses penjaringan dan pencalonan tetap mengikuti aturan internal NasDem serta arahan DPP.
Dinamika Politik Samarinda Mulai Menghangat
Munculnya aspirasi tersebut menjadi salah satu tanda awal dinamika politik Samarinda menuju pemilihan kepala daerah berikutnya.
Berakhirnya masa kepemimpinan Andi Harun setelah dua periode membuka ruang bagi partai politik untuk mulai mempersiapkan figur baru.
Bagi NasDem Samarinda, pengalaman pemerintahan dan rekam jejak kader menjadi pertimbangan dalam menentukan sosok yang akan mereka siapkan.
Joha menegaskan keputusan akhir mengenai pencalonan tetap menunggu pembahasan internal dan arahan DPP Partai NasDem.
(Redaksi)
