Program Gratis Sambungan Air Bersih Penajam Paser Utara Sasar 800 MBR

DIKSI.CO, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, meluncurkan program penting. Inisiatif ini menggratiskan pemasangan sambungan air bersih rumah tangga. Sebanyak 800 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) menjadi target utama. Program ini secara signifikan bertujuan memperluas cakupan pelayanan air bersih di seluruh wilayah PPU. Ini adalah langkah konkret pemerintah daerah.

Program gratis sambungan air bersih Penajam merupakan wujud komitmen Pemkab PPU. Mereka ingin memastikan setiap keluarga memiliki akses mudah terhadap air bersih. Akses ini adalah hak dasar setiap warga negara. Ketersediaan air bersih sangat fundamental. Ini mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat memahami pentingnya akses air bersih bagi seluruh warga. Terutama bagi saudara-saudari kita di MBR,” ujar Bupati Penajam Paser Utara, H. Hamdam, dalam sambutannya. Beliau menambahkan, “Program ini bukan sekadar bantuan pemasangan pipa. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kualitas hidup masyarakat PPU.”

Bupati Hamdam juga menegaskan fokus pemerintah daerah. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih,” katanya. Oleh karena itu, Pemkab PPU terus berupaya mencari solusi inovatif. Ini demi pemerataan layanan publik. Program ini adalah salah satu jawabannya.

Pelaksanaan program gratis sambungan air bersih Penajam akan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Benuo Taka. PDAM berperan vital dalam infrastruktur dan distribusi. Mereka memastikan sambungan terpasang dengan standar terbaik. Selain itu, mereka akan melakukan pemeliharaan rutin.

Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran khusus. Dana tersebut sepenuhnya menanggung biaya pemasangan. Biaya ini meliputi instalasi pipa dari jaringan utama hingga ke rumah warga. Ini juga termasuk meteran air. Warga MBR tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun untuk instalasi awal.

Manfaat Langsung dan Dampak Jangka Panjang

Program ini membawa banyak manfaat. Pertama, mengurangi beban finansial MBR. Mereka tidak perlu memikirkan biaya awal pemasangan.

Kedua, meningkatkan kualitas kesehatan keluarga. Akses air bersih mengurangi risiko penyakit. Penyakit seperti diare dan masalah kulit sering terjadi akibat air kotor. Dengan demikian, kualitas hidup warga MBR akan membaik secara signifikan.

Lebih lanjut, program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Terutama, target akses universal terhadap air bersih dan sanitasi. Ini juga menunjukkan komitmen daerah terhadap pembangunan berkelanjutan. Penajam Paser Utara berupaya menjadi daerah yang maju dan peduli.

Mekanisme Pendaftaran dan Harapan ke Depan

Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang memenuhi kriteria dapat mendaftarkan diri. Pendaftaran dilakukan melalui kantor PDAM setempat. Warga juga bisa datang ke kantor kelurahan atau desa terdekat.

Pemkab PPU akan mensosialisasikan persyaratan pendaftaran secara transparan. Tujuannya agar semua MBR yang berhak bisa memanfaatkan kesempatan ini. Pemerintah daerah berharap program ini berjalan lancar. Ini akan memberikan dampak positif yang maksimal bagi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh MBR yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar,” kata Bupati Hamdam lagi. “Jangan lewatkan kesempatan emas ini. Ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah kepada rakyatnya.”

Ke depan, Pemkab PPU berencana memperluas cakupan program. Jika anggaran memungkinkan, pemerintah akan menambah jumlah penerima. Ini agar lebih banyak lagi warga menikmati layanan dasar ini. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga terus mendukung inisiatif positif seperti ini. Ini menunjukkan sinergi antar pemerintah. Baca juga Berita Daerah lainnya dari DIKSI.CO.

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button