Satu Pasien Berstatus Probable Covid-19 Dinyatakan Meninggal Dunia di RS SMC

DIKSI.CO, SAMARINDA – Kabar duka kembali berhembus.

Satu lagi warga Samarinda meninggal dunia dengan status probable Covid-19 di Rumah Sakit (RS) Samarinda Medika Citra (SMC), Selasa (4/8/2020).

Berdasarkan keterangan, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Hendra AH yang juga selaku satuan gugus tugas percepatan penangan Covid-19, bahwa pasien berstatus probable Covid-19 masih menunggu hasil swab test.

“Laki -laki 62 tahun, meninggal dunia pukul 05.50 pada tanggal 4 Agustus 2020, untuk swab berproses  dan status Probable Covid-19,” sambung Hendra.

Lanjut Hendra, pasien tersebut masuk RS SMC sejak 3 Agustus 2020 yang didiagnosa mempunyai penyakit penyerta (komorbid).

“Diagnosa pneumonia lobari, pneumothorax ds, ulkuspedia s, hipoglikemia, trombositopenia,” terangnya.

Untuk proses pemakaman, BPBD Samarinda menyampaikan akan dilakukan sesuai protokol kesehatan Covid-19 pada pukul 11.00 wita.

Lanjutnya lagi, akan dilakukan penjemputan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 ke RS SMC.

“Rencana pemberangkatan jenazah dari RS SMC ke taman pemakaman Raudhatul Jannah di Jalan Serayu RT 20, Kelurahan Tanah Merah Kota Samarinda, pukul 11.00 Wita, tanggal 4 Agustus 2020,” beber Ifran Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Samarinda saat dikonfirmasi terpisah.

Untuk diketahui, penyebutan kasus probable merupakan kasus suspek dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) berat/ARDS (sindrom distres pernapasan akut)/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium Reverse Transcriptase – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). (tim redaksi Diksi)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik

Tinggalkan Balasan

Back to top button