Terowongan Samarinda Ditarget Beroperasi dalam Dua Bulan, DPRD Minta Manfaat Ekonominya Segera Terasa

DIKSI.CO – Harapan masyarakat untuk segera melintasi terowongan pertama di Kota Samarinda semakin mendekati kenyataan. DPRD Samarinda menyebut proyek strategis tersebut telah rampung secara konstruksi dan kini tinggal menunggu penyelesaian aspek perizinan sebelum dapat difungsikan.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Romadhony Putra Pratama, mengatakan terowongan menjadi salah satu proyek prioritas yang paling dinantikan masyarakat karena diyakini mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di pusat kota.

Menurutnya, sejumlah proyek mercusuar yang dibangun Pemerintah Kota Samarinda sudah memasuki tahap akhir. Untuk proyek terowongan, kendala yang tersisa saat ini berada pada proses administrasi dan perizinan.

“Secara pembangunan fisik, proyek terowongan sudah mendekati tuntas. Saat ini yang masih berproses adalah kelengkapan perizinannya sebelum bisa dibuka untuk umum,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).

DPRD Dorong Proyek Mercusuar Beri Dampak Nyata

Romadhony menegaskan pembangunan infrastruktur berskala besar harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia menilai proyek yang menyerap anggaran besar tidak boleh berhenti sebagai simbol pembangunan semata.

Menurutnya, kehadiran terowongan harus mampu memperlancar arus lalu lintas, meningkatkan mobilitas warga, serta mendorong aktivitas ekonomi di berbagai kawasan yang terhubung.

“Kami berharap keberadaan proyek ini tidak hanya menjadi ikon kota. Yang lebih penting, infrastruktur tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Perizinan Masih Menjadi Kendala

Komisi III DPRD Samarinda terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memantau perkembangan proyek tersebut. Dari hasil komunikasi yang dilakukan, proses perizinan menjadi faktor utama yang membuat operasional terowongan belum dapat dilakukan.

Romadhony menjelaskan pemerintah kota bersama PUPR terus berupaya menuntaskan seluruh persyaratan yang diperlukan agar proyek bisa segera dimanfaatkan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PUPR. Informasi yang kami terima, proses perizinan masih berjalan dan pemerintah kota terus mengupayakan penyelesaiannya,” jelasnya.

Diharapkan Segera Dibuka untuk Masyarakat

DPRD optimistis seluruh tahapan administrasi dapat segera rampung. Jika tidak ada hambatan tambahan, terowongan diperkirakan mulai beroperasi dalam satu hingga dua bulan mendatang.

Romadhony berharap masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari proyek tersebut, baik dari sisi kelancaran transportasi maupun peningkatan aktivitas ekonomi kota.

“Kalau semua proses berjalan sesuai target, kami berharap dalam waktu dekat, sekitar satu sampai dua bulan ke depan, terowongan sudah bisa digunakan masyarakat,” pungkasnya.

(Adv)

Tinggalkan Balasan

Back to top button