Efisiensi Jadi Tantangan, LPTQ Samarinda Tetap Bidik Hasil Maksimal di MTQ Kaltim

DIKSI.CO – Efisiensi anggaran tidak menyurutkan ambisi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Samarinda untuk tampil maksimal pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Kalimantan Timur di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

LPTQ Samarinda justru menyiapkan strategi baru dengan mengatur pola Training Center (TC) secara lebih efektif. Pengurus ingin memastikan proses pembinaan tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan kondisi anggaran pemerintah daerah.

Sekda Samarinda sekaligus Ketua Umum LPTQ Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, membahas strategi tersebut dalam rapat LPTQ di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Balai Kota Samarinda, Senin (10/8/2026).

Neneng menegaskan jajaran LPTQ harus tetap mempertahankan target meski kondisi anggaran menuntut efisiensi.

“Target kita tetap maksimal. Kita ingin persiapan dilakukan sebaik mungkin, tetapi pola TC dan seluruh kebutuhan kontingen harus disusun secara efektif dan efisien,” ujar Neneng.

LPTQ Samarinda Siapkan TC Lebih Efektif

Neneng mengatakan lokasi pelaksanaan MTQ Provinsi Kaltim di Kukar yang relatif dekat dengan Samarinda memberi keuntungan dalam menyusun pola persiapan kontingen.

Kedekatan wilayah tersebut memungkinkan LPTQ mengatur pemusatan latihan dan kebutuhan keberangkatan secara lebih efisien.

Pengurus kini menyusun berbagai kebutuhan kontingen, mulai dari pola latihan, pemusatan peserta, sarana pendukung, hingga rencana keberangkatan menuju lokasi MTQ.

Neneng meminta seluruh jajaran LPTQ tetap bersemangat menjalankan proses pembinaan. Menurutnya, efisiensi tidak boleh membuat pengurus kehilangan motivasi dalam membina peserta.

Ia juga mengingatkan bahwa pembinaan tilawatil Qur’an memiliki nilai yang lebih luas daripada sekadar mengejar prestasi dalam perlombaan.

“Kepada jajaran di LPTQ, ayo tetap semangat dengan kondisi saat ini. Apa yang kita kerjakan ini adalah proyek akhirat. Jadi jangan hanya melihat dari sisi kegiatan atau prestasinya, tetapi ada nilai ibadah yang jauh lebih besar di dalamnya,” tutur Neneng.

Target MTQ Samarinda Tetap Maksimal

Neneng meminta jajaran LPTQ mencari pola persiapan yang tepat agar efisiensi anggaran tidak mengurangi kualitas pembinaan.

Ia menilai pengurus harus menyusun strategi sejak awal sehingga seluruh kebutuhan kontingen dapat menyesuaikan kemampuan anggaran tanpa mengorbankan target.

“Yang paling penting sekarang kita matangkan dulu seluruh persiapannya. Setelah itu segera kita laporkan kepada Wali Kota untuk mendapatkan arahan lebih lanjut,” katanya.

LPTQ Samarinda selanjutnya akan menyampaikan hasil pembahasan tersebut kepada Wali Kota Samarinda untuk memperoleh arahan mengenai persiapan kontingen.

Ridwan Tassa Optimistis Samarinda Hadapi Persaingan

Wakil Ketua LPTQ Samarinda Ridwan Tassa juga optimistis kontingen Samarinda mampu menghadapi MTQ Provinsi Kaltim di Kukar.

Menurut Ridwan, efisiensi anggaran bukan hanya menjadi tantangan Samarinda. Daerah lain juga menghadapi kondisi yang sama sehingga situasi tersebut tidak boleh menurunkan semangat para peserta dan pelatih.

“Target kita tetap maksimal. Jangan sampai kondisi anggaran membuat kita kehilangan semangat. Daerah lain juga menghadapi tantangan yang sama,” katanya.

Ridwan mendorong LPTQ Samarinda mengubah pola TC agar proses pembinaan berjalan lebih terarah. Ia tidak ingin pengurus menjalankan pemusatan latihan secara sporadis karena pola tersebut dapat mengurangi efektivitas pembinaan.

Dengan pola TC yang lebih terencana, pelatih dapat memberikan pembinaan secara lebih fokus kepada peserta yang akan memperkuat kontingen Samarinda.

Keberangkatan Kontingen Mulai Dimatangkan

Selain membahas TC, LPTQ Samarinda turut mematangkan rencana keberangkatan peserta menuju Kukar.

Ridwan mengatakan pengurus masih menyusun pola keberangkatan dan pemusatan peserta dengan mempertimbangkan kebutuhan kontingen serta kondisi anggaran.

Kedekatan Samarinda dengan Kukar menjadi salah satu faktor yang membantu LPTQ dalam menyusun strategi tersebut. Pengurus dapat menyesuaikan pola perjalanan dan pemusatan latihan agar lebih efisien.

Rapat LPTQ Samarinda turut dihadiri Plt Asisten I Setda Samarinda Eko Suprayetno, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Samarinda sekaligus Ketua I LPTQ Samarinda Nasrun, Kabag Kesra Setda Samarinda Syamsunur, serta jajaran pengurus inti dan pelatih.

(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Back to top button