508 Atlet Ramaikan Piala Wali Kota Samarinda 2026, Usia 4 Tahun Ikut Bertanding

DIKSI.CO – Sebanyak 508 atlet dari 23 klub meramaikan Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Samarinda 2026, Kalimantan Timur. Kompetisi ini menarik perhatian karena panitia membuka kelas pertandingan mulai usia 4 tahun hingga kategori senior.

Kejuaraan berlangsung selama tiga hari, yakni 18-20 September 2026, di Dojang Taekwondo Kalimantan Timur. Para peserta mengikuti dua nomor pertandingan, yaitu kyorugi dan poomsae.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menyambut positif keterlibatan atlet usia dini dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, pembinaan sejak usia muda menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan prestasi olahraga.

“Saya merasa cukup bangga, tidak hanya sebagai Wali Kota Samarinda tetapi juga sebagai mantan Ketua Umum Pengprov Taekwondo Kaltim, melihat perkembangan pembinaan usia dini,” ujar Andi Harun, Sabtu (19/9/2026).

Atlet Usia 4 Tahun Sudah Masuk Arena Pertandingan

Andi Harun menilai keberadaan kelas super children menunjukkan pembinaan taekwondo telah berjalan sejak usia sangat muda.

Ia menyebut pembinaan usia dini menjadi fondasi bagi keberlanjutan sebuah cabang olahraga. Karena itu, kejuaraan yang mempertemukan atlet dari usia anak-anak hingga senior dapat menjadi bagian dari proses regenerasi.

“Jantung dari sebuah kelangsungan olahraga itu ada di pembinaan usia dini. Hari ini kita menyaksikan sebuah pembinaan yang berkelanjutan karena kejuaraannya mengikutsertakan kelas tanding super children usia 4 tahun sampai kelas tanding senior,” katanya.

Menurut Andi, pola tersebut perlu terus dipertahankan agar Samarinda memiliki regenerasi atlet yang berkesinambungan.

Andi Harun Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Selain taekwondo, Andi berharap pola pembinaan usia dini juga berkembang pada cabang olahraga lainnya.

Menurut dia, pembinaan atlet tidak hanya berkaitan dengan pencapaian medali. Proses tersebut juga menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

“Kebanggaan ini terus harus dipertahankan. Dedikasi itu terus harus ditingkatkan. Dan perhatian kita pada dunia olahraga juga harus menjadi satu kesatuan dari upaya kita membangun sumber daya manusia,” ungkapnya.

Dengan pembinaan yang berlangsung secara konsisten, Andi berharap semakin banyak atlet Samarinda yang mampu berkembang dan meraih prestasi pada tingkat yang lebih tinggi.

23 Klub Kirim Atlet ke Kejuaraan

Panitia Pelaksana Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Samarinda 2026, Krisna Wati, mengatakan 508 atlet dari 23 klub mengikuti kompetisi tersebut.

Para atlet bertanding dalam nomor kyorugi dan poomsae. Mereka berasal dari berbagai kelompok usia yang mengikuti kelas pertandingan sesuai kategori masing-masing.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara keseluruhan,” kata Krisna.

Kejuaraan Jadi Wadah Bentuk Karakter Atlet

Krisna menjelaskan kejuaraan tersebut tidak hanya berorientasi pada perolehan juara. Menurutnya, kompetisi juga memberi kesempatan kepada atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding.

Selain itu, pertandingan menjadi sarana untuk menanamkan kedisiplinan, karakter, dan sportivitas sejak usia dini.

“Kami berharap akan lahir atlet-atlet yang berprestasi, disiplin, sportif, berkarakter dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Samarinda 2026 pun menjadi salah satu ruang bagi atlet muda untuk mendapatkan pengalaman kompetisi sekaligus menjalani proses pembinaan secara bertahap.

(Redaksi)

Back to top button