Pertama Kali Disuntik Vaksin Covid-19, Rizal Effendi: Agak Ada Tegangnya Sedikit

DIKSI.CO, BALIKPAPAN – Vaksinasi Covid-19 kembali disuntikkan kepada masyarakat Kota Balikpapan, kali ini vaksinasi tahap 2 termin 1 diperuntukkan bagi pemberi jasa pelayanan publik, yang dilaksanakan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Sabtu (27/2/2021).

Pada kegiatan ini turut diikuti oleh Wali Kota Balikpapan, Sekretaris Daerah, Anggota DPRD Balikpapan, perwakilan jajaran TNI Polri dan pemberi jasa layanan publik lainnya. 

Sebelum pelaksanaan vaksinasi, seluruh peserta wajib melakukan pemeriksaan riwayat penyakit, hingga tekanan darah, kemudian peserta pun diperkenankam untuk melakukan proses vaksinasi. 

Setelah divaksin peserta wajib menunggu selama 30 menit untuk dapat diobservasi apakah menimbulkan gejala atau efek samping dari vaksinasi ini. 

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang pertama kali menjalani vaksin mengatakan belum merasakan adanya keluhan pasca penyuntikan vaksin, ia pun juga mengaku tidak melakukan persiapan apa-apa sebelumnya. 

“Yaa terasa sedikit agak ada tegangnya lah, belum ada keluhan lapar saja ini,” kata Rizal.

Dikarenakan peserta yang diundang dalam vaksinasi hari ini mencapai 500 orang maka akan dibagi menjadi 2 sesi yakni pagi dan siang. 

“Vaksin ini targetnya seminggu selesai, semoga ke depan kita dapat vaksin lebih banyak lagi sehingga kita bisa mempercepat vaksinasi di Kota Balikpapan,” ujarnya. 

Puluhan pekerja media baik cetak, elektronik, TV, maupun radio pun juga akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 pada sesi siang nanti. 

Diketahui, vaksin Covid-19 ini merupakan pemberian Pemerintah Pusat yang telah diterima di Kota Balikpapan beberapa waktu lalu sebanyak 9.000 dosis. (tim redaksi Diksi) 

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button