50 Persen Lulusan SMP Tidak Dapat Ditampung Sekolah Negeri 

DIKSI.CO, SAMARINDA – Dalam tiga tahun terkahir, jumlah lulusan siswa SMP tidak berbanding dengan daya tampung SMA dan SMK Negeri di Kaltim. 

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fitri Maysaroh menyebut, jika dipresentasekan dengan 2021 lalu SMK hanya dapat menampung sekitar 44 persen siswa SMP. 

"Jadi ada sekitar 50 persen lebih anak lulusan SMP yang mau tidak mau ditampung di swasta,” ujarnya, ditemui usai mengikuti rapat Paripurna DPRD Kaltim beberapa waktu lalu. 

Ia melanjutkan, banyaknya siswa SMP yang mengikuti jalur aspirasi dan afirmasi dari kalangan tidak mampu turut menambah sejumlah masalah. 

“Kalau mereka ini dipaksakan ke swasta, pastinya tidak mampu untuk menopang dana,” sebutnya. 

Akan hal tersebut, Politisi dari partai PKS itu mendorong pemerintah daerah untuk memberikan subdisi kepada sekolah swasta. Untuk meringankan beban orang tua siswa dari kalangan tidak mampu yang akhirnya menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah swasta, lantaran tidak mendapatkan kursi di sekolah negeri. 

“Kita ingin memberikan masukkan. Karena kalau tidak siap untuk negeri lantaran banyak faktor yang diketahui bersama, setidaknya anak-anak kita yang tidak tertampung di sekolah negeri bisa mendapatkan subsidi. Pemerintah daerah kita dorong untuk mengganggarkan, agar ketika tidak tertampung di negeri dan terpaksa masuk swasta, tidak menjadi berat,” pungkasnya. (adv/kominfo)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button