Cafe Arion Kembali Beroperasi Meski di Segel Satpol PP, Komisi I: Kami Merasa Dilecehkan! 

DIKSI.CO, SAMARINDA – Satu hari usai disegel Satpol PP cafe Arion di jalan Juanda tetap beroperasi. 

Dari pantauan Diksi.co di lokasi, Senin (28/3/2022) malam cafe Arion yang kedapatan menjual miras ilegal kembali beroperasi. 

Nampak sejumlah pengunjung terlihat di lokasi yang bersegel ini. 

Lampu-lampu cafe yang malam sebelumnya (27/3/2022) diperintahkan untuk dipadamkan, kembali terang seperti biasa. 

Mendapati laporan ini, Anggota Komisi I DPRD Samarinda yang turut hadir saat razia gabungan merasa dilecehkan. 

"Kami ke lapangan mendapati barang bukti yang jelas, sesuai aturan, dilindungi Undang-undang, tapi tidak diindahkan sama pemilik. Jelas DPRD Samarinda sudah dilecehkan dengan mereka kembali beroperasi," geram Andi Muhammad Afif Rayhan Harun kepada Diksi.co.

Kembali beroperasinya cafe Arion dianggap perilaku buruk dari pemilik cafe. 

"Jelas ini bukan itikad baik. Mereka menyalahi aturan dan melawan," lanjut pria yang akrab disapa Afif ini. 

Afif menuturkan akan mengambil langkah tegas bagi pemilik cafe Arion. 

"Segera kita panggil pemiliknya, kalau masih tidak mengindahkan, kita usulkan untuk dicabut saja ijin cafenya," lanjutnya. 

Politisi Partai Gerindra ini berharap ada tindakan tegas dari Pemkot Samarinda. 

"Harus ditindak tegas, saya yakin Pak Wali Kota juga akan marah mendapati perilaku pemilik usaha yang nakal begini," pungkas Andi Muhammad Afif Rayhan Harun.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih mencoba upaya konfirmasi kepada penanggung jawab Kafe Arion, namun belum ada jawaban dari penanggung jawab Kafe Arion (Advertorial)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button