KAI Amankan Barang Penumpang Usai Tabrakan KA di Bekasi Timur, 60 Sudah Diambil

DIKSI.CO – Penanganan pascakecelakaan kereta di Bekasi Timur tidak hanya berfokus pada korban, tetapi juga pada barang milik penumpang yang tercecer di lokasi. PT KAI memastikan seluruh barang temuan telah aman dan masuk dalam data untuk memudahkan proses pengembalian.

Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa petugas langsung bergerak sejak awal kejadian untuk mengumpulkan barang-barang yang tertinggal.

“Seluruh barang yang ditemukan telah kami amankan dan catat secara sistematis. Saat ini fokus kami adalah memastikan barang tersebut dapat kembali kepada pemiliknya melalui proses yang tertib dan terverifikasi,” ujar Anne.

Ratusan Barang Diamankan di Lokasi Kejadian

Petugas mencatat sebanyak 115 barang berhasil terkumpul dari area Stasiun Bekasi Timur hingga Sabtu (2/5/2026) malam. Barang-barang tersebut berasal dari penumpang yang terdampak langsung dalam insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL.

Dari total temuan tersebut, KAI telah menyerahkan 60 barang kepada pemiliknya. Sementara itu, 55 barang lainnya masih disimpan dan menunggu proses klaim.

Proses Pengembalian Secara Ketat

Anne menegaskan, KAI tidak sembarangan menyerahkan barang tanpa verifikasi yang jelas. Petugas memastikan setiap barang kembali kepada pemilik yang sah melalui proses pengecekan identitas.

“Kami memahami bahwa setiap barang memiliki nilai penting bagi pemiliknya. Karena itu, kami memastikan proses pengembalian berjalan dengan hati-hati agar tepat sasaran,” jelasnya.

KAI juga membuka layanan Lost and Found untuk membantu masyarakat yang merasa kehilangan barang saat kejadian.

Waktu Operasi Posko Informasi Hingga 11 Mei

Selain layanan barang hilang, KAI terus mengoperasikan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur hingga 11 Mei 2026. Posko ini menjadi pusat layanan terpadu bagi korban dan keluarga.

Melalui posko tersebut, petugas memberikan berbagai layanan, mulai dari pendampingan administrasi, layanan kesehatan lanjutan, hingga trauma healing bagi korban.

KAI mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan barang agar segera mendatangi posko atau layanan Lost and Found dengan membawa identitas serta bukti pendukung untuk mempercepat proses verifikasi.

(Redaksi)

Back to top button