30 Santri Klaster Magetan Sudah Rapid Test, Plt Kepala Dinkes Samarinda Sebut Hasilnya Negatif

DIKSI.CO, SAMARINDA– Puluhan santri Ponpes Al Fatah Temboro Magetan, Jawa Timur, asal Samarinda tengah di-rapid test. Sebab, Ponpes Magetan diduga telah menjadi salah satu lokasi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Dugaan klaster baru itu diperkuat dengan adanya pengumuman Pemerintah Malaysia terkait puluhan santri di Ponpes Magetan, sepulang dari sana, ternyata positif terjangkit Covid-19.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kaltim, per Kamis (23/4/2020) lalu bahwa di Samarinda yang berhasil di-tracing sebanyak 46 santri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Samarinda, Ismed Kusasih mengaku, dari 46 orang tersebut, sudah di-rapid test tapi belum semua. Dia mengatakan, saat ini kurang lebih hampir 30 orang yang sudah di-rapid test.

“Belum semua, besok lagi yangg sisanya. Hari ini sudah hampir 30 orang yang sudah di-rapid,” ujar Ismed, Senin (27/4/2020).

Disebutkan dari hasil rapid test yang tengah dilakukan, hingga saat ini hasilnya dari 30 orang tersebut dinyatakan negatif.

“Sampai sekarang yang sudah di-rapid (hasilnya) negatif,” pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

Saefuddin Zuhri/Diksi.co

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button