PAD Samarinda 2025 Lampaui Target, DPRD Soroti Optimalisasi dan Transparansi Pajak

DIKSI.CO – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda tahun anggaran 2025 melampaui target. Namun, DPRD Samarinda menilai capaian itu belum mencerminkan optimalisasi potensi pendapatan daerah.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ 2025, Achmad Sukamto, menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja di Kantor DPRD Samarinda, Rabu (22/04/2026).
“Secara angka memang melampaui target, tetapi dari sisi optimalisasi masih banyak yang perlu dievaluasi,” ujar Sukamto.
Realisasi Naik, Potensi Belum Maksimal
Sukamto menjelaskan realisasi PAD Samarinda 2025 naik dari target 21 persen menjadi 22,7 persen. Kenaikan itu mencapai sekitar 1,2 persen.
Meski naik, ia menilai Pemkot Samarinda belum mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan. Beberapa sektor masih belum memberi kontribusi maksimal.
Sektor tersebut meliputi perusahaan daerah, pergudangan, serta unit usaha milik daerah lainnya.
DPRD Soroti Kinerja BPR di PAD Samarinda 2025
Sukamto juga menyoroti kinerja Badan Perkreditan Rakyat (BPR). Ia menilai surplus keuangan yang dicatat BPR belum berdampak langsung pada PAD Samarinda 2025
“BPR mencatat surplus yang cukup besar, tetapi kontribusinya terhadap PAD belum maksimal. Di sisi lain, ada juga sektor lain yang mulai menunjukkan peningkatan pemasukan,” jelasnya.
Kenaikan PBB Perlu Penjelasan Terbuka
Sukamto turut menyinggung kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada 2025 hingga 25 persen. Ia menilai kebijakan ini memicu pertanyaan di masyarakat.
“Perhitungan pajak saat ini berdasarkan pada nilai bangunan dan tanah. Hal ini harus disosialisasikan secara jelas agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat,” tegasnya.
Evaluasi Jadi Momentum Perbaikan
Ia menegaskan Pemkot Samarinda perlu meningkatkan transparansi, terutama dalam penetapan nilai objek pajak.
Menurutnya, pembahasan LKPJ harus menjadi momentum untuk memperbaiki pengelolaan keuangan daerah.
Pemkot juga perlu lebih inovatif dalam menggali sumber PAD. Langkah ini penting agar capaian PAD tidak hanya melampaui target, tetapi juga benar-benar optimal dan berkelanjutan
(ADV)
