DPRD Kaltim Dorong Kukar Jadi Pusat Produksi Pangan IKN
DIKSI.CO, KUKAR – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki potensi besar sebagai pusat produksi pangan yang mampu menopang kebutuhan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Keberhasilan sektor pertanian di Kukar tidak hanya berdampak pada masyarakat setempat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan regional.
Anggota DPRD Kaltim dari Dapil IV Kukar, Muhammad Samsun, menegaskan pentingnya pengelolaan pertanian secara optimal.
“Jika sektor pertanian di Kukar pengelolaannya secara maksimal, manfaatnya akan meluas hingga mendukung kebutuhan pangan IKN ke depan,” ujarnya.
Infrastruktur, Kunci Produktivitas Pertanian
Samsun mengakui perkembangan pertanian di Kukar sudah menunjukkan hasil positif dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.
Jalan tani, irigasi, dan fasilitas pascapanen menjadi elemen penting untuk meningkatkan produktivitas petani.
“Pemerintah Kabupaten Kukar telah memulai langkah yang baik dalam pengembangan pertanian. Akan tetapi, agar sektor ini benar-benar kokoh, pembangunan infrastruktur harus jadi atensi,” tegas Samsun.
Politisi PDIP ini juga menekankan peran kepemimpinan baru dalam mendorong pertanian Kukar lebih maju.
Ia berharap Bupati dan Wakil Bupati Kukar menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah.
“Kukar memiliki potensi besar sebagai pusat produksi pangan. Kepemimpinan yang baru diharapkan tidak hanya melanjutkan program sebelumnya, tetapi mampu mendorong lompatan besar dalam pembangunan pertanian,” tambahnya.
Strategi Berkelanjutan untuk Petani
Samsun menekankan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak cukup hanya diukur dari volume produksi.
Langkah strategis yang menyentuh kebutuhan dasar petani sangat penting agar sektor ini tumbuh mandiri dan berkelanjutan.
Peningkatan kapasitas petani, akses permodalan, dan dukungan teknologi modern menjadi faktor kunci.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat petani, Kukar dapat menjadi lokomotif ketahanan pangan regional sekaligus pendukung utama IKN. (Adv)