Genjot PAD, Komisi II Evaluasi Realisasi dan Sinkronisasi Tapping Box di Samarinda

DIKSI.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda dan DPRD Samarinda terus berupaya menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah masa pandemi yang belum berakhir.

Sektor pajak menjadi target utama yang selama ini dianggap menjadi biang kebocoran.

Teknologi Tapping Box atau perangkat yang dipasang di wajib pajak sebagai pembanding laporan omset secara online oleh wajib pajak mulai digunakan disejumlah objek wajib pajak, diantaranya rumah makan, restoran, dan hotel.

Penggunaan Tapping Box dalam waktu dekat akan dievaluasi Komisi II DPRD Samarinda selaku mitra kerja Pemkot Samarinda.

"Kita mau lihat sejauh mana sudah perkembangannya. Kalau ada yang harus kita evaluasi, ya kita evaluasi," ujar Laila Fatihah, Anggota Komisi II DPRD Samarinda. 

Perempuan asal Fraksi PPP ini juga turut menyoroti sinkronisasi penerapan Tapping Box.

"Pemkot pasang, Bankaltimtara juga ada programnya jangan sampai tumpang tindih," lanjutnya.

Sejauh ini Pemkot Samarinda telah menggelontorkan anggaran satu miliar untuk penggandaan Tapping Box.

"Kita harapkan tidak ada lagi kebocoran pajak dari sektor ini kan sudah ada teknologinya," pungkas Laila Fatihah. (advertorial) 

 

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button