Tragedi di Pelabuhan Semayang Balikpapan, ABK KM Madani Nusantara Meninggal Terjepit Excavator

DIKSI.CO – Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, berubah menjadi tragedi pada Rabu (28/1/2026) malam.

Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Madani Nusantara bernama Dony Wiranata meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja fatal di area pintu ramdoor kapal.

Sekitar pukul 21.54 Wita, suasana pelabuhan dipenuhi kesibukan bongkar muat alat berat dan kendaraan.

Dony Wiranata bertugas di area vital kapal, yakni pintu ramdoor, pintu rampa yang menghubungkan dermaga dengan dek kapal. Saat sebuah excavator melakukan manuver, korban berada di posisi yang tidak terlihat oleh operator.

Konfirmasi Kepolisian

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol. Jerrold H.Y. Kumontoy membenarkan insiden tersebut.

“Terkait pekembangan adanya Laka di KM Madani Nusantara itu benar tejadi pada tanggal 28 (28 Januari 2026),”  kata Kombes Pol. Jerrold dikutip dari Youtube Tribunnews 

Jerrold menjelaskan insiden ini terjadi pada saat menaikan salah satu excavator ke kapal tersebut dan terjadilah kecelakaan yang mengakibatkan salah satu orang meninggal dunia.

Ia menegaskan pihaknya telah melakukan olah tempak kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi setah mendapat laporan atas insiden tersebut.

“Langkah yang sudah diambil dari Satreskrim Polresta Balikpapan, langsung bekerja sama dengan Polsek Semayang kawasan Pelabuhan melakukan langkah-langkah penyelidikan dengan melakukan olah TKP, dan memeriksa beberapa saksi,” pungkasnya.

Terjepit Alat Berat Excavator

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, penyebab kematian korban diduga kuat akibat terjepit alat berat jenis excavator.

Kejadian berlangsung di area pintu ramdoor, yang merupakan akses utama keluar masuknya muatan kendaraan besar.

Posisi korban yang berada di titik buta (blind spot) atau area sempit saat excavator sedang melakukan manuver atau berpindah tempat diduga menjadi faktor utama kecelakaan ini.

Tekanan dari bobot alat berat pada area ramdoor yang keras menyebabkan luka fatal yang mengakibatkan korban kehilangan nyawa di tempat kejadian.

Analisis Risiko Aktivitas Bongkar Muat

Aktivitas di pintu ramdoor dikenal sebagai salah satu area paling berisiko tinggi dalam operasional pelayaran, terutama saat:

Kurangnya koordinasi antara operator alat berat dan kru darat/kapal (signalman).

Mengingat kejadian berlangsung hampir tengah malam, jarak pandang dan pencahayaan di area dek menjadi faktor krusial dalam keselamatan kerja.

Manuver alat berat sebesar excavator di atas kapal membutuhkan pengawasan ketat karena terbatasnya ruang gerak.

Penanganan dan Penyelidikan Otoritas

Segera setelah kejadian, petugas di lokasi langsung melakukan pengamanan area guna mensterilkan tempat kejadian perkara (TKP).

Proses evakuasi korban menuju rumah sakit untuk keperluan visum.

Operasional di KM Madani Nusantara pun sempat terhambat guna memberikan ruang bagi tim identifikasi.

Fungsi Ramdoor pada Kapal

Soal Pintu Ramdoor atau sering disebut Ramp Door adalah salah satu komponen paling vital pada kapal jenis Ro-Ro (Roll-on/Roll-off), seperti:

  • Kapal feri;
  • Kapal pengangkut kendaraan, atau kapal logistik seperti KM Madani Nusantara.

Secara sederhana, Ramdoor adalah jembatan penghubung antara geladak (deck) kapal dengan dermaga pelabuhan. Fungsi utamanya sebagai jalan masuk dan keluar bagi segala jenis kendaraan, mulai dari motor, mobil pribadi, truk logistik, hingga alat berat (seperti excavator).

Dengan adanya ramdoor, kendaraan tidak perlu diangkat menggunakan kerek (crane), melainkan cukup dikendarai langsung masuk ke dalam palka kapal. 

(*)

Back to top button