Pilkada Samarinda, Barkati 1, Andi Harun Nomor 2 dan Zairin Zain 3

DIKSI.CO, SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda laksanakan tahapan pleno pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, Kamis (24/9/2020) di Hotel Harris Samarinda.

3 pasangan calon dipastikan telah memiliki nomor yang nantinya dapat dipublikasikan dalam masa kampanye serta dapat dicoblos pemilih pada 9 Desember mendatang.

“Selanjutnya mereka (Paslon) akan bersiap-siap untuk mengikuti tahapan selanjutnya yakni tahapan kampanye,” ujar Ketua KPU Kota Samarinda, Firman Hidayat saat menggelar konferensi pers usai rapat pleno bersama para Paslon.

Berdasarkan hasil tahapan tersebut, masing-masing paslon mendapatkan 1 nomor. Nomor 1 didapat oleh pasangan Barkati-Darlis. Nomor 2 didapat oleh pasangan Andi Harun-Rusmadi, dan nomor urut 3 didapat oleh pasangan jalur independen, Zairin Zain-Sarwono.

“Sudah kami keluarkan Surat Keputusan (SK). SK Salinan juga sudah kami berikan kepada mereka,” kata Firman.

Selanjutnya, tinggal menjalankan masa kampanye yang akan mulai berjalan pada, Sabtu (26/9/2020).

Firman juga turut menyampaikan alasan terbatasnya akses peliputan pada tahapan hari ini. Bahwa telah terbit peraturan PKPU Nomor 13 Tahun 2020 yang berisikan pembatasan orang-orang dalam satu pertemuan.

“Kami dari KPU Kota Samarinda hanya bisa melibatkan pasangan calon dan 1 orang LO, Bawaslu, dan selebihnya hanya aparat kepolisian yang menjaga, itu pun tidak dengan jumlah banyak,” terang Firman.

“Namun kami KPU Kota Samarinda tetap memberikan ruang-ruang kepada jurnalis Kota Samarinda untuk melakukan wawancara pada prosesi press conference seperti ini,” tutupnya. (advertorial) 

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button