DPRD Samarinda Pastikan Pemakaman Jenazah Tanpa Identitas di TPU Serayu Gratis

DIKSI.CO – Pemkot Samarinda tidak memungut biaya untuk pemakaman jenazah tanpa identitas di TPU Serayu, Samarinda Utara. DPRD Samarinda memastikan pemerintah juga membantu proses penanganan jenazah terlantar hingga pemakaman.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda M Novan Syahronny Pasie mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir soal biaya pemulasaraan jenazah tanpa identitas. RSUD Abdul Wahab Sjahranie menanggung proses tersebut bagi jenazah terlantar dan warga kurang mampu.

“Di tempat pemakaman Serayu itu tidak kena biaya pemakaman, dan di rumah sakit sendiri pun dari biaya mandi dan lainnya sudah di-cover rumah sakit AW Sjahranie,” ujar Novan, Rabu (26/8/2026).

Pernyataan itu sekaligus meluruskan informasi mengenai dua jenazah tanpa identitas yang sempat tertahan di kamar pemulasaraan RSUD AW Sjahranie sebelum TPU Serayu makamkan.

Pemakaman Menunggu Kedatangan Keluarga

Novan menjelaskan rumah sakit tidak langsung memakamkan jenazah tanpa identitas. Pihak rumah sakit terlebih dahulu menunggu kemungkinan keluarga datang dan mengambil jenazah.

Menurutnya, penundaan tersebut bukan karena persoalan biaya.

“Jadi mengapa mayatnya tidak dikuburkan karena menunggu pihak keluarga? Siapa tahu ada keluarganya datang dan menginginkan untuk dimakamkan di tempat yang telah disiapkan keluarga,” kata Novan.

Setelah tidak ada keluarga yang datang, pihak terkait kemudian memproses jenazah sesuai prosedur. Petugas selanjutnya membawa jenazah ke TPU Serayu untuk dimakamkan.

Pemkot Samarinda memiliki lahan pemakaman tersebut. Pemerintah menggunakan TPU Serayu untuk sejumlah kebutuhan, termasuk pemakaman jenazah terlantar dan tanpa identitas.

Uang untuk Penggali Kubur Bersifat Sukarela

Novan juga menjelaskan soal pemberian uang kepada penggali kubur. Ia menegaskan pemberian tersebut bukan tarif resmi pemakaman.

Menurutnya, masyarakat dapat memberikan uang secara sukarela kepada petugas sebagai bentuk kepedulian.

“Jadi sebenarnya hanya uang sukarela seperti uang air minum. Itu tidak diwajibkan, hanya rasa manusiawi,” jelasnya.

Novan meminta masyarakat melapor jika menemukan pihak yang menetapkan tarif pemakaman di TPU milik pemerintah.

Ia menegaskan DPRD akan mengambil tindakan jika ada pungutan yang mengatasnamakan biaya pemakaman.

“Kalau ada dipatok, saya turun tangan,” tegasnya.

RSUD AW Sjahranie Pastikan Layanan Gratis

Kepala Instalasi Humas RSUD AW Sjahranie, dr. Arysia Andhina, memastikan rumah sakit tidak membebankan biaya kepada jenazah terlantar.

Rumah sakit menanggung seluruh proses penanganan jenazah terlantar yang meninggal dunia di fasilitas tersebut.

“Jadi ini murni sifatnya gratis dari RSUD AW Sjahranie, tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh orang terlantar yang meninggal dunia di rumah sakit,” pungkasnya

(Adv)

Back to top button