Pemkot Samarinda Gelar Rakor Inflasi, Fokus Jaga Daya Beli dan Tekan Kemiskinan Ekstrem

DIKSI.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Bagian Ekonomi menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Rutin Mingguan pada Senin (8/9/2025), bertempat di ruang rapat Wakil Wali Kota Samarinda, Gedung TP PKK.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri dan diikuti oleh unsur Forkopimda, OPD terkait, Bulog, Kadin, hingga perwakilan BUMD.

Dalam arahannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan bahwa inflasi di Samarinda masih dalam kondisi terkendali di angka 2 persen lebih, berkat kerja sama lintas sektor, termasuk peran aktif masyarakat.

“Kita harus terus menjaga stabilitas inflasi. Operasi pasar harus sinkron, jangan sampai harga beras berbeda-beda yang bisa membingungkan masyarakat,” tegasnya.

Saefuddin Zuhri menjelaskan, harga beras dari Bulog saat ini berkisar Rp5.500–Rp5.600 per kilogram, dan bisa ditekan menjadi Rp4.500/kg berkat subsidi Rp1.000 dari Kadin.

Selain itu, ia mengapresiasi langkah Pertamina yang menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), meskipun berharap masih ada ruang penyesuaian lebih lanjut guna meningkatkan daya beli masyarakat.

Pemkot Samarinda, menurutnya, tetap fokus pada tiga hal utama, yakni meringankan beban masyarakat, menjaga daya beli, serta memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau.

Ia juga menegaskan komitmen daerah dalam mendukung target nasional penghapusan kemiskinan ekstrem menjadi 0% pada 2026.

“Kita tidak boleh hanya berpikir, tapi juga harus berbuat nyata. Ini adalah amanah dari pemerintah pusat yang wajib kita jalankan,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini juga dirangkaikan dengan arahan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui Zoom Meeting.

Dalam paparannya, Mendagri menyoroti tiga isu utama, yakni situasi nasional terkini, percepatan penanganan kemiskinan, dan pengendalian inflasi.

Tito mengapresiasi capaian inflasi nasional yang berhasil ditekan dari 2,37% menjadi 2,31%, dan menyebutnya sebagai pencapaian luar biasa yang harus terus dijaga.

“Inflasi kita terjaga dengan baik. Ini pencapaian luar biasa dan harus terus dipertahankan,” ungkap Mendagri.

Ia juga mendorong kepala daerah untuk rutin berkoordinasi dengan Forkopimda, menyambangi tokoh masyarakat guna menjaga kondusivitas, serta menginisiasi doa bersama lintas elemen.

Selain itu, Mendagri menegaskan komitmen Kemendagri dalam program pembangunan 3 juta rumah, termasuk penyerahan kunci rusunawa, rumah subsidi gratis, dan relokasi warga dari tempat tidak layak huni. (*)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button