Waduh, Sudah Bebaskan 92 Napi, Penghuni Lapas Klas II A Samarinda Masih Membludak

DIKSI.CO, SAMARINDA – Arahan pemerintah untuk tidak berkumpul guna mencegah penularan Covid-19 atau virus corona nampaknya berdampak juga pada rumah tahanan yang mau tidak mau harus mengurangi jumlah penghuninya.

Seperti halnya yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Samarinda yang pada, Rabu (8/4/2020) membebaskan 92 orang narapidana.

Kepala Lapas Klas II A Samarinda, Ilham Agung mengatakan narapidana yang boleh pulang memiliki persyaratan khusus, yakni telah menjalani 2/3 masa hukumannya.

“Sebenarnya para napi itu bukan dibebaskan murni, tapi menjalani sisa masa hukuman di rumah saja,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam bahasa hukum, status para narapidana yang bebas ialah mengikuti program asimilasi. Lebih lanjut, meski 92 narapidana dibolehkan menjalankan program asimilasi namun jumlah penghuni Lapas Samarinda tetap membludak (over capacity). 

“Jumlah penghuni lapas masih di atas 500 narapidana, padahal kapasitas hanya 200 orang,” ungkapnya.

Dalam suasana masih berjubel itu pihak pengelola Lapas mengakui tetap berusaha keras agar ikut mematuhi anjuran pemerintah. Diantaranya dengan meniadakan kunjungan besuk. 

“Disini juga menyediakan fasilitas cuci tangan dan menyemprot disinfektan serta mengajak para narapidana berolahraga setiap hari untuk menjaga stamina tubuh,” pungkasnya. (tim redaksi Diksi) 

 

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button