Usai Pelatihan Membatik Berakhir, Dekranasda Samarinda Siap Gelar Pelatihan Manik

DIKSI.CO, SAMARINDA – Pelatihan membatik garapan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Samarinda bersama Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) resmi berakhir.
 
Penutupan pelatihan itu berlangsung di BPVP Samarinda dengan dihadiri kepada Koordinator Pengembangan dan Pembinaan Produk Unggulan Samarinda, M Rizal bersama jajaran Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Samarinda.
 
“Alhamdulillah selesai kegiatan pelatihan membatik untuk angkatan 3 dan 4. Tapi tidak sampai disini, kembali akan dilaksanakan lagi untuk angkatan 5 dan 6 pada bulan Agustus,” ujar Rizal.
 
 Ia menyebut sebelum menuju Agustus lebih awal pada 15-19 Juli akan dilaksanakan pelatihan manik di Samarinda Seberang sebanyak 2 angkatan.
 
“Menyampaikan pesan Ketua Dekranasda Samarinda Ibu Rinda Wahyuni, beliau mengapresiasi partisipasi kepersertaan yang diikuti kalangan ibu rumah tangga (IRT), bagi anak-anak sekolah/SMA hingga mahasiswa,” ungkap Rizal.
 
Ia menyebutkan tujuan pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan serta keahlian, khususnya di bidang pembuatan batik.
 
Selain itu, tak kalah pentingnya lanjut Rizal melalui pelatihan ini juga dalam rangka penguatan ekonomi kreatif dan Pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Samarinda.
 
Untuk diketahui, pelatihan membatik itu dimulai sejak 6-30 Mei untuk angkatan 1 dan 2 dengan peserta 32 IRT dan angkatan 3 dan 4 dari 10 Juni – 8 Juli dengan peserta 32 bagi anak-anak sekolah/sma/mahasiswa. (*)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button