Gol Tunggal Mariano Peralta Bungkam Solo, Borneo FC Buka Putaran Ke-2 Dengan Kemenangan

DIKSI.CO – Borneo FC Samarinda mengawali putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan hasil manis. Bertandang ke Stadion Manahan, Solo, pada Jumat sore (23/1/2026), Pesut Etam sukses menundukkan tuan rumah Persis Solo dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh tensi.

Persis Solo Tampil Menekan Sejak Awal Laga

Persis Solo tampil percaya diri sejak menit awal. Dengan dukungan ribuan suporter yang memadati Stadion Manahan, Laskar Sambernyawa langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan lini pertahanan Borneo FC. Tekanan tersebut membuahkan peluang pada menit ke-10 ketika Persis mendapatkan tendangan bebas melalui Miroslav Maricic.

Bola hasil eksekusi Maricic mengarah tepat ke kepala Dusan Mujic yang berdiri bebas di kotak penalti. Sundulan kerasnya sempat menggetarkan jala gawang Borneo FC dan disambut gegap gempita suporter tuan rumah. Namun, kegembiraan tersebut tak berlangsung lama.

Wasit Eko Saputra mendapat panggilan dari ruang VAR dan setelah meninjau tayangan ulang, gol tersebut dianulir karena Dusan lebih dulu berada dalam posisi offside.

Borneo FC Mulai Keluar dari Tekanan

Borneo FC yang sempat tertekan mulai berani keluar menyerang. Tim asuhan Fabio Lefundes mencoba mengendalikan permainan melalui skema umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki.

Upaya tersebut hampir membuahkan hasil pada menit ke-12. Umpan silang Juan Felipe Villa disambut Marcos Astina dengan sepakan keras, namun bola masih melayang tipis di atas mistar gawang Persis.

Gol Cepat Mariano Peralta Bawa Keunggulan

Gol yang dinanti Borneo FC akhirnya hadir pada menit ke-15. Berawal dari pergerakan cepat di sisi kiri, Caxambu mengirimkan umpan terukur ke arah Mariano Peralta.

Dengan ketenangan tinggi, pemain asal Argentina itu menggiring bola ke sudut sempit sebelum melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau kiper Persis. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Borneo FC.

Nadeo Argawinata Jadi Tembok Kokoh

Tertinggal satu gol, Persis Solo kembali meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-23, Maricic kembali mengirim umpan matang dari situasi bola mati yang tandukan Dusan Mujic sambut. Kali ini, Nadeo Argawinata tampil sigap dan berhasil menepis bola dengan refleks gemilang.

Borneo FC tak tinggal diam. Melalui skema serangan balik cepat, empat pemain asing andalan mereka bergerak cair. Caxambu mengalirkan bola ke Peralta, lalu diteruskan kepada Juan Villa sebelum kembali disodorkan kepada Marcos Astina. Namun, peluang tersebut masih bisa barisan pertahanan Persis Solo gagalkan.

Peluang Silih Berganti Jelang Turun Minum

Persis terus mencoba mencari celah. Pada menit ke-37, Irfan Jauhari berhasil melewati penjagaan pemain belakang Borneo FC dan mendapatkan ruang tembak. Sayangnya, sepakan Irfan masih terlalu lemah dan dengan mudah diamankan Nadeo.

Menjelang akhir babak pertama, Persis kembali memperoleh peluang emas. Akselerasi Zanadin Fariz dihentikan Caxambu tepat di depan kotak penalti. Maricic yang menjadi eksekutor memilih melepaskan tendangan keras langsung ke gawang, tetapi kembali dapat Nadeo tepis. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan Borneo FC.

Babak Kedua, Persis Meningkatkan Tekanan

Memasuki babak kedua, Persis Solo tampil lebih agresif. Penguasaan bola meningkat dan serangan silih berganti ke jantung pertahanan Borneo FC. Miroslav Maricic beberapa kali mengancam lewat sepakan jarak jauh, namun Nadeo Argawinata kembali tampil luar biasa di bawah mistar.

Pada menit ke-51, Persis sempat menuntut hadiah penalti setelah Indra Irfan terjatuh di dalam kotak terlarang. Wasit kembali melakukan pengecekan VAR, namun memutuskan tidak terjadi pelanggaran dan pertandingan berlanjut.

Pergantian Pemain dan Peluang Emas Persis

Tekanan Persis tak kunjung surut. Untuk menambah daya dobrak, pelatih Persis memasukkan Yabes Roni dan Eky Taufik pada menit ke-60. Pergantian tersebut sempat memberikan dampak positif.

Peluang emas hadir pada menit ke-64 saat Maricic mendapatkan ruang tembak tanpa pengawalan, tetapi sekali lagi Nadeo tampil sebagai tembok kokoh yang sulit lawan tembus.

Borneo FC Bertahan Hingga Peluit Akhir

Borneo FC melakukan rotasi pemain pada menit ke-70 dengan menarik Marcos Astina dan memasukkan M. Shiran. Keputusan Fabio Lefundes hampir berbuah hasil ketika Shiran mengirim umpan matang kepada Joel Vinicius, namun sepakan Joel masih melebar dari sasaran.

Persis nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-82 melalui peluang Althaf, tetapi lagi-lagi Nadeo Argawinata menjadi penyelamat. Di sisa waktu, Borneo FC memperkuat lini pertahanan dengan memasukkan Dika Kuswardani menggantikan Ardi Idrus yang cedera, serta Mohammad Baker menggantikan Juan Villa.

Hingga masa injury time, Persis Solo terus menggempur. Peluang terakhir datang dari sundulan Dusan Mujic, namun bola kembali melambung tipis di atas mistar gawang.

Saat peluit panjang berbunyi Skor 1-0 untuk kemenangan Borneo FC Samarinda tetap bertahan. Hasil ini memastikan Pesut Etam meraih tiga poin penting di laga pembuka putaran kedua sekaligus kembali memuncaki klasemen sementara BRI Super League.

(Redaksi)

Back to top button