Pengurus Baru Himabwakas Periode 2025–2029 Resmi Dilantik, Perkuat Identitas Budaya Buton di Samarinda
DIKSI.CO, SAMARINDA – Himpunan Masyarakat Buton Wadawa Kolibua Samarinda (Himabwakas) resmi melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2025–2029.
Pelantikan tersebut digelar pada Jumat malam (15/8/2025) di Lapangan Bola Voli, Gg 3 B, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu.
Pelantikan ini mengusung tema “Eksistensi Solidaritas dan Harmoni dalam Kepemimpinan Progres dengan Memperkuat Identitas Budaya Buton di Samarinda.”
Tema tersebut mencerminkan komitmen Himabwakas dalam mempererat kebersamaan, menjaga nilai-nilai budaya, serta mendorong kemajuan masyarakat Buton, khususnya di Kota Tepian.
Acara pelantikan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting dari berbagai organisasi masyarakat Buton di Samarinda.
Hadir di antaranya Ketua Umum DPP Kerukunan Keluarga Laporo (KKL) Bere Ali, Ketua DPW KKL Kaltim La Uje, Presidium Kerukunan Warga Buton Lapandewa Kaindea Matanasurumba Samarinda (Keraton Kainmas) Syahruddin, Ketua Kerukunan Warga Buton Tambunaloko Lapandewa (KWBTL) Samarinda Udin Maco, serta Anggota DPRD Samarinda Ismail Latisi.
Sejumlah tokoh masyarakat lainnya juga tampak hadir, seperti Saprudin Saida Panda, Hajat Padu, Syahrudin Ode, Nurdin, Rahmatullah, serta tokoh-tokoh muda dan senior lainnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Himabwakas La Kudimu, dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus untuk menyatukan visi dan misi demi kemajuan organisasi serta kesejahteraan warga Wadawa Kolibua di Samarinda.
“Saya mohon kepada seluruh jajaran pengurus, setelah kita dilantik, mari kita saling bergandengan tangan menyatukan satu visi, misi, dan tujuan bersama. Mari kita laksanakan semua program yang telah dirancang. Semoga masyarakat Wadawa Kolibua semakin maju, bersatu, dan jaya,” ujar La Kudimu dalam sambutannya.
Ia menambahkan, meskipun Himabwakas baru berdiri sekitar empat tahun terakhir, namun secara struktur dan pengalaman, organisasi ini mampu bersaing dan sejajar dengan paguyuban-paguyuban lainnya.
“Kami memang baru, tapi kami sudah berpengalaman karena dipimpin oleh para tokoh yang sebelumnya pernah memimpin organisasi-organisasi besar,” tambahnya.
Sementara itu, Ismail Latisi yang merupakan warga Buton pertama yang berhasil menduduki jabatan legislatif di Samarinda, mendorong masyarakat Buton Samarinda agar tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah, tetapi juga turut berperan aktif sebagai bagian dari pelaku pembangunan di Kalimantan Timur.
“Sudah saatnya masyarakat Buton memainkan peran di Kalimantan Timur. Kita tidak boleh hanya jadi penonton, kita harus jadi pemain. Apalagi menurut survei, masyarakat Buton di Samarinda termasuk dalam empat besar jumlah populasi terbesar,” tegas politisi PKS tersebut.
Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan menyatukan potensi warga Buton dalam satu wadah yang solid dan berorientasi pada kemajuan bersama.
Acara pelantikan berlangsung hangat dan penuh semangat persaudaraan.
Momentum ini juga menjadi titik awal bagi Himabwakas untuk memperluas kiprah organisasi sekaligus memperkuat identitas budaya Buton di Samarinda.
Kegiatan ditutup dengan hiburan dan ramah tamah antar tokoh masyarakat, pengurus baru, dan tamu undangan, dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. (redaksi)