Anies Baswedan Desak Pemerintah Bicara Terbuka soal Kondisi Ekonomi Nasional

DIKSI.CO – Anies Baswedan meminta pemerintah bersikap terbuka terkait kondisi ekonomi Indonesia yang dinilainya sedang menghadapi tekanan berat.

Ia menilai publik dan pelaku pasar membutuhkan kejelasan serta kepastian di tengah situasi global yang tidak menentu.

Dalam pernyataan yang Ia unggah melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (20/5/2026), Anies menyoroti berbagai persoalan yang saat ini membayangi perekonomian nasional. Mulai dari pelemahan rupiah, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga ancaman El Nino yang perkiraannya berdampak pada sektor pangan.

“Saya mengikuti dengan seksama apa yang sedang terjadi di negeri ini. Dan terus terang kondisinya tidak baik-baik saja,” kata Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu menilai pemerintah perlu menyampaikan kondisi sebenarnya kepada masyarakat agar tidak menimbulkan ketidakpastian yang lebih besar.

Ekonomi Nasional: Rupiah Melemah dan Daya Beli Menurun

Anies menyinggung nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang pada Selasa (20/5/2026) menyentuh level Rp17.785 per dolar AS. Menurutnya, pelemahan rupiah dapat memicu dampak berantai terhadap ekonomi masyarakat.

Ia menyebut kenaikan harga energi dan kebutuhan pokok menjadi ancaman nyata ketika nilai tukar terus melemah. Kondisi itu, kata dia, juga diperparah dengan menurunnya daya beli masyarakat dan semakin sempitnya peluang kerja.

“Rupiah jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah. Harga-harga naik, kesempatan kerja menyempit, daya beli rumah tangga melemah, tabungan tergerus,” ujarnya.

Himbauan Kepada Pemerintah Untuk Tidak Anggap Remeh Situasi

Anies juga mengkritik respons sejumlah pejabat terhadap kondisi ekonomi nasional. Ia menilai pernyataan yang terlalu santai atau bernada bercanda justru memperkeruh situasi dan memicu kebingungan di masyarakat.

“Komentar pejabat soal situasi serius sering terdengar enteng bahkan bercanda. Kebijakan berubah-ubah, hari ini begini, besok berbeda,” kata Anies.

Menurutnya, ketidakjelasan arah kebijakan dapat membuat investor menahan langkah dan pasar kehilangan kepercayaan.

Ancaman Global dan El Nino Jadi Sorotan

Selain persoalan domestik, Anies turut menyoroti situasi geopolitik dunia yang memanas. Konflik di Timur Tengah hingga ancaman El Nino kuat disebutnya bisa memperberat tekanan terhadap ekonomi nasional.

“Tantangan di depan juga masih panjang. Geopolitik yang memanas, konflik membayang di Timur Tengah, dan para ilmuwan mengingatkan El Nino terkuat dalam sejarah pengamatan,” ucapnya.

Ia menegaskan situasi seperti sekarang membutuhkan kebijakan yang konsisten dan komunikasi pemerintah yang jelas agar masyarakat maupun pasar tidak kehilangan kepercayaan.

(Redaksi)

Back to top button