8 Pasien Covid-19 di Balikpapan Meninggal Dunia Kurang dari 1 Hari di Rumah Sakit, Datang dan Kemudian Tutup Usia

DIKSI.CO, BALIKPAPAN – Kasus pasien meninggal dunia yang terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami peningkatan, terlebih pada 2 minggu ini menurut data kasus Tim Satgas Covid-19 Balikpapan. 

Bahkan yang perlu dicermati dari tingginya angka kematian ini ada 8 pasien yang meninggal dunia dalam hitungan kurang dari 1 hari di rumah sakit. 

“Ada 8 kasus yang meninggal nya tidak sampai 1 hari di rumah sakit, jadi datang lalu meninggal,” kata Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Balikpapan  Andi Sri Juliarty, Senin (15/2/2021). 

Dengan adanya 8 kasus pasien meninggal dengan cepat ini, ia mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati jika telah merasakan gejala yang mirip dengan Covid-19 ini. 

“Jadi ini bukti ada keterlambatan dari masyarakat untuk mewaspadai penyakitnya untuk datang ke rumah sakit,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan ini. 

“Jadi mohon dihimbau kepada masyarakat. Kalau ada gejala batuk, pilek, badan tidak enak, segera jangan menunggu sesak baru ke rumah sakit,” lanjutnya. 

Namun ia menegaskan pasien yang meninggal ini karena ada keterlambatan untuk memeriksakan diri, dan memastikan bukan karena ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) yang sempat penuh. 

“Bukan juga karena penuh UGD, karena kalau sudah sampai di UGD pasti diusahakan, kalau tidak sampai sehari berarti terlambat datang,” tegasnya. 

Pernah 15 Februari 2021 total pasien positif mencapai 11.805, sementara yang dirawat di rumah sakit 462 orang, yang isolasi mandiri 1143,pasien sembuh 9768, dan pasien positif yang meninggal dunia 432. (tim redaksi Diksi) 

 

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button