Sasar Warga Terdampak yang Tak Menerima Bantuan, Polresta Samarinda Siap Bagikan 10 Ton Beras

DIKSI.CO, SAMARINDA– Penggalangan bantuan bagi warga terdampak Covid-19 terus digencarkan. Tak terkecuali jajaran kepolisian sesuai dengan maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis yang meminta seluruh jajarannya d itingkat polda, polres dan polsek se-Indonesia untuk menyiadakan pasokan 10 ton beras guna membantu warga terdampak yang belum mendapatkan haknya.

Rabu (29/4/2020) Polresta Samarinda telah melaksanakan agenda tersebut dengan menyambangi gudang Bulog Samarinda di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sungai Kunjang, untuk mengamankan pasokan berasnya.

Sehari berselang, stok pasokan beras 10 ton tersebut telah dipindahkan dan saat ini seluruh jajaran polsek se-Kota Tepian sedang melakukan pendataan bagi warga calon penerima bantuan.

Nantinya, bantuan beras 10 ton itu akan dipecah dalam bentuk paketan 5 kilogram.

“Sekarang sedang dilakukan pendataan melalui Bhabinkamtibmas dan akan diselesaikan besok untuk semuanya (Jumat/1/5/2020),” ucap Kasubag Humas Polresta Samarinda Iptu Eko Widyatmoko, Kamis (30/4/2020).

Setelah pendataan rampung, lanjut Eko, maka dalam waktu dekat polisi siap melancarkan bantuan tersebut. Meski saat ini masih sebatas bantuan beras, namun ke depannya polisi juga akan menghimpun bantuan bahan pangan lainnya.

“Sedang kami bicarakan juga untuk bantuan lainnya dan akan segera menyesuaikan apabila telah terkumpul,” bebernya.

Untuk 10 ton beras itu sendiri, diketahui kalau seluruh jajaran polda dan polres mendapatkan anggaran langsung dari Mabes Polri.

“Ini langsung dari Mabes sesuai dengan maklumat Kapolri untuk membantu warga terdampak yang belum menerima bantuan,” pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

SaefuddinZuhri/Diksi.co

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button