Teras Samarinda Tahap II Belum Dibuka, Wali Kota Pilih Cek Langsung Kesiapan Proyek

DIKSI.CO – Pemerintah Kota Samarinda masih menahan pembukaan Teras Samarinda Tahap II meski progres proyek disebut hampir rampung. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh fasilitas benar-benar siap dan aman digunakan masyarakat.
Ia menegaskan, laporan administrasi tidak cukup untuk menjadi dasar pembukaan kawasan publik tersebut.
Pemkot Tahan Akses Publik ke Lokasi
Pemkot Samarinda masih membatasi akses warga ke kawasan Teras Samarinda Tahap II. Langkah ini menajdi penentu karena pekerjaan fisik belum sepenuhnya selesai.
Andi Harun menilai pembukaan kawasan harus secara hati-hati agar tidak menimbulkan risiko bagi pengunjung.
Wali Kota Pastikan Cek Langsung ke Lapangan
Andi Harun menegaskan akan melakukan pengecekan langsung sebelum memutuskan pembukaan. Ia ingin memastikan tidak ada lagi kekurangan teknis di lapangan.
“Saya tidak terbiasa hanya melihat laporan tertulis. Saya akan ke lapangan dulu. Siapa tahu masih ada satu dua baut yang belum terpasang, atau cat yang masih terkelupas,” ujarnya.
Ia menyebut, keputusan pembukaan, setelah hasil peninjauan lapangan selesai dilakukan.
Belajar dari Pengalaman Penataan Pasar Pagi
Andi Harun mengaku pernah menunda peresmian proyek sebelumnya, yakni penataan kawasan Pasar Pagi Samarinda. Saat itu, ia menemukan potensi masalah teknis meski laporan menyatakan proyek selesai.
“Walaupun secara laporan sudah selesai, saya biasanya tetap mengecek hal-hal kecil. Seperti dulu di Pasar Pagi, saya tunda dulu karena saya perkirakan masih ada masalah,” katanya.
Pengalaman tersebut menjadi dasar kehati-hatian dalam membuka Teras Samarinda Tahap II.
Tunggu Proses FHO dan Penyempurnaan Akhir
Pemkot Samarinda juga menunggu proses serah terima akhir atau final hand over (FHO) sebelum membuka kawasan tersebut.
Pengecekan lanjutan berjadwal pada awal pekan depan. Dari hasil itu, pemerintah akan menentukan apakah lokasi sudah layak untuk publik atau masih perlu penyempurnaan.
Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Andi Harun menegaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi pertimbangan utama. Ia tidak ingin terburu-buru hanya demi mengejar target peresmian.
“Kalau memungkinkan Teras Samarinda II dibuka, ya kami buka. Tapi kalau belum memungkinkan, saya tetap tidak akan membuka dulu. Keselamatan warga jauh lebih penting,” tegasnya.
Keputusan akhir akan berjalan setelah seluruh aspek teknis aman dan siap publik gunakan.
(Redaksi)
