Anggaran Pendidikan 2021 Diprediksi Berkurang, Komisi IV DPRD Kaltim Akan Dorong Program Prioritas

DIKSI.CO, SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin memprediksi anggaran pendidikan pada rancangan KUA-PPAS tahun 2021 akan mengalami penurunan.

Berdasarkan undang-undang kuota anggaran pendidikan harus memenuhi kuota 20 persen dari besar anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Namun yang pasti, akan mengikuti besaran dana pendapatan. Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, akan mengalami penurunan,” ujar Salehuddin saat diwawancara awak media, Kamis (29/10/2020).

Namun, ia berharap bahwa hak dan kewajiban untuk bidang pendidikan di Kaltim tetap tidak dikurangi. Bahkan menurutnya, jika perlu seharusnya anggaran pendidikan bisa ditambah.

Berkenaan dengan hal tersebut, pihaknya pun akan menyesuaikan dengan slot anggaran yang ada untuk menentukan mana yang bakal menjadi prioritas. Secara spesifik, angka yang menunjukkan total anggaran untuk pendidikan memang belum dipegang. Sebab, plot anggaran yang disampaikan oleh Bappeda Kaltim ke Disdikbud Kaltim belum diberikan secara detail.

“Persentasenya kan minimal wajib 20 persen untuk pendidikan. Sebab sekali lagi dengan kegiatan belajar-mengajar yang daring seperti ini, harus ditingkatkan. Mulai pengadaan alat seperti laptop untuk para guru dan lain sebagainya,” pungkasnya. (advertorial)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button