Di Tengah Aksi Protes Nasional, Komisi XI DPR Kunker ke Australia Bahas RUU Sektor Keuangan

DIKSI.CO – Di tengah gelombang protes yang meluas terkait kenaikan tunjangan anggota DPR RI, Komisi XI DPR melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Australia.

Rombongan bertolak ke Canberra dan Sydney dalam rangka pembahasan lanjutan Rancangan Undang-Undang tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (RUU P2SK).

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menjelaskan bahwa agenda tersebut sudah dijadwalkan jauh sebelum demonstrasi pecah di berbagai daerah.

“Agendanya sudah lama dijadwalkan, jauh sebelum ada peristiwa demo di Jakarta,” ujar Misbakhun kepada awak media, Sabtu (30/8).

Dalam kunjungan ini, Komisi XI didampingi perwakilan dari Bank Indonesia (BI), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan, Bank BNI, dan Bank BTN.

Di Canberra, rombongan menemui Duta Besar RI untuk Australia serta para mahasiswa penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Menurut Misbakhun, pertemuan tersebut penting untuk mengevaluasi penyaluran dan efektivitas beasiswa LPDP di Australia.

Komisi XI juga mengunjungi kantor Australian National Audit Office (ANAO) untuk memastikan kelanjutan kerja sama dengan BPK RI, khususnya dalam pertukaran informasi, pendidikan, dan pelatihan di bidang audit keuangan negara.

Di Sydney, Komisi XI meninjau kantor perwakilan Bank BNI yang baru beroperasi kurang dari setahun terakhir.

Kantor tersebut dinilai strategis mengingat besarnya nilai transaksi antara Indonesia dan Australia.

“Transaksi batubara saja sudah mencapai AUD 2 miliar, sedangkan pendidikan dan pariwisata mencapai AUD 1,45 miliar,” jelas Misbakhun.

Ia juga menyebut ada lima konglomerat besar Indonesia yang memiliki lebih dari 10 konsesi tambang di Australia, yang membutuhkan dukungan layanan perbankan dari BNI.

Kunjungan ke luar negeri ini dilakukan di tengah memanasnya situasi sosial dalam negeri.

Gelombang unjuk rasa menolak kenaikan tunjangan DPR telah terjadi sejak 25 Agustus lalu, dan makin memanas setelah tewasnya seorang demonstran bernama Affan akibat dilindas mobil taktis Brimob pada 28 Agustus.

Unjuk rasa meluas ke berbagai kota seperti Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Makassar, dan lainnya.

Aksi massa diwarnai bentrokan, pembakaran fasilitas umum, hingga perusakan kantor pemerintah.

Kunjungan Komisi XI ini menuai reaksi dari publik yang mempertanyakan sensitivitas para wakil rakyat.

Banyak yang menilai bahwa di tengah krisis kepercayaan masyarakat terhadap DPR, seharusnya para anggota dewan fokus meredam ketegangan di dalam negeri, bukan justru bepergian ke luar negeri. (*)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button