DPRD Samarinda Perkuat Peran Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Kunci Kebijakan

DIKSI.CO – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menegaskan pentingnya peran legislatif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Dukungan ini terutama difokuskan pada perluasan sosialisasi agar pelaku usaha dari berbagai sektor ikut berpartisipasi aktif dalam pendataan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda yang digelar di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda, Selasa (28/4/2026).
Rapat dipimpin Ketua Komisi IV, Mohammad Novan Syahronny Pasie, serta dihadiri Kepala BPS Samarinda, Supriyanto, bersama jajaran tim.
DPRD Dorong Sosialisasi Sensus ke Pelaku Usaha
Novan menegaskan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat, khususnya pelaku usaha. Oleh karena itu, DPRD mengambil peran strategis dalam membantu penyebarluasan informasi kepada publik.
“Peran DPRD sangat penting untuk membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat agar sensus ini berjalan maksimal, terutama dalam menjangkau pelaku usaha dari berbagai skala,” ujar Novan.
Ia menyebut, masih banyak pelaku usaha yang belum memahami pentingnya sensus ekonomi. Padahal, partisipasi mereka sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan.
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Instrumen Pemetaan Kondisi Riil
Novan menjelaskan, Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Kegiatan ini menjadi instrumen utama untuk memotret kondisi riil perekonomian, baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Melalui sensus ini, kita bisa mengetahui perkembangan ekonomi secara menyeluruh. Ini penting sebagai dasar perencanaan dan evaluasi kebijakan pembangunan,” jelasnya.
Data yang dihimpun, lanjutnya, mencakup berbagai sektor usaha, mulai dari skala mikro hingga besar. Informasi tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Data Sensus Jadi Referensi Strategis Dunia Usaha
Komisi IV DPRD menilai, hasil Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah, tetapi juga bagi dunia usaha dan para pemangku kepentingan lainnya.
Menurut Novan, data sensus dapat digunakan untuk melihat tren pertumbuhan ekonomi, potensi sektor unggulan, hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha di daerah.
“Data ini akan menjadi referensi strategis, baik untuk pemerintah maupun pelaku usaha dalam mengambil keputusan dan melihat peluang ekonomi ke depan,” tegasnya.
Harapan Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran
Komisi IV berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Samarinda dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat serta komprehensif.
Dengan dukungan semua pihak, DPRD optimistis sensus ini mampu memberikan gambaran utuh kondisi ekonomi daerah. Hasilnya diharapkan dapat mendorong kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kami ingin data yang dihasilkan benar-benar valid, sehingga kebijakan yang diambil ke depan bisa lebih tepat dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkas Novan.
(ADV)
