Peringatan Isra Mi’raj di Majelis Ta’lim Nurul Amin, Kehadiran Andi Harun dan Saefuddin Zuhri Perkuat Nuansa Kebersamaan

DIKSI.CO – Ribuan jemaah memadati Majelis Ta’lim Nurul Amin pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW yang berlangsung pada Minggu malam (18/1/2026).

Sejak sore hari, jemaah dari berbagai wilayah di Samarinda dan sekitarnya terus berdatangan.

Mereka datang untuk mengikuti rangkaian acara keagamaan yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Pengasuh Majelis Ta’lim Nurul Amin, KH Muhammad Zhofaruddin atau Guru Udin, memimpin langsung kegiatan tersebut.

Ia mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai sarana memperkuat keimanan dan meningkatkan keteladanan terhadap Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

 Pimpinan Daerah Hadir Beri Dukungan

Acara ini turut hadir Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri.

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi wujud nyata dukungan Pemkot Samarinda terhadap aktivitas keagamaan serta upaya penguatan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota tampak mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khidmat.

Mereka duduk bersama para jemaah dan menyimak tausyiah dari para ulama, mencerminkan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana religius.

Haul Guru Sekumpul dan Orang Tua Guru Udin

Peringatan Isra Mi’raj kali ini dirangkai dengan haul Almarhum KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul, serta haul kedua orang tua Guru Udin.

Rangkaian tersebut semakin menambah kekhidmatan acara sekaligus memperdalam dimensi spiritual bagi para jemaah yang hadir.

Sebelum ceramah utama, Guru Udin menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah atas kehadiran dan kebersamaan yang terjalin.

Ia juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Andi Harun dan Saefuddin Zuhri.

Keduanya telah meluangkan waktu untuk hadir dalam majelis tersebut.

Doa untuk Samarinda dan Ceramah Hikmah

Dalam kesempatan itu, Guru Udin mengajak seluruh jemaah untuk bersama-sama memanjatkan doa demi keselamatan, keberkahan, dan kemajuan Kota Samarinda.

Ia berharap Kota Samarinda terus tumbuh sebagai kota yang religius, damai, dan harmonis.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah hikmah Isra Mi’raj yang disampaikan oleh sejumlah ulama secara bergantian.

Para penceramah menekankan pentingnya menjaga salat, memperkuat akhlak, serta meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW.

Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum untuk memperkuat iman, mengokohkan ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Samarinda yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan sosial. (*)

Back to top button