Fuel Terminal Palaran Dibangun, Pemkot Samarinda Tegaskan Stok BBM Terjamin

DIKSI.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk Kota Samarinda dan wilayah sekitarnya akan semakin terjamin. Kepastian itu menyusul rencana pembangunan fuel terminal di Kecamatan Palaran yang kini masuk tahap persiapan konstruksi.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan hal tersebut usai menggelar diskusi bersama pihak Pertamina Patra Niaga, Selasa (3/3/2026).

“Kami masih ingat izin lokasi kegiatan ini sudah sejak 2021 saya tandatangani. Kami terus-menerus meminta konfirmasi kepada pihak Patra Niaga terkait kelanjutan pembangunan di lokasi Palaran tersebut. Alhamdulillah, setelah sekian lama, akhirnya dipastikan akan dibangun di Samarinda,” ujarnya.

Ia menegaskan keberadaan fuel terminal menjadi langkah strategis untuk memperkuat distribusi dan ketersediaan BBM di Samarinda serta daerah penyangga.

Target Konstruksi Rampung Awal 2028

Andi Harun menjelaskan, saat ini proyek sudah memasuki tahap persiapan pekerjaan konstruksi. Pembangunan tersebut rencananya akan PT Elnusa kerjakan dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua tahun.

“Diperkirakan proses konstruksinya memakan waktu sekitar dua tahun, sehingga targetnya awal 2028 sudah selesai. Saat ini sudah masuk tahap persiapan pekerjaan,” katanya.

Pemkot Samarinda langsung mengumpulkan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan.

“Bidang tugas PUPR akan berhubungan dengan site plan dan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Kami minta agar proses pembangunan ini seoptimal mungkin mengikuti seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Ia menambahkan izin lingkungan proyek telaah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terbitkan, sementara di tingkat kota fokus pada penyelesaian PBG dan site plan.

Berada di Kawasan Industri Palaran

Fuel terminal akan berlokasi di wilayah Handil Bakti, Kecamatan Palaran. Andi Harun memastikan lokasi tersebut telah ditetapkan dalam tata ruang sebagai kawasan industri, bukan permukiman padat penduduk.

“Kita bersyukur karena lokasi itu memang klaster tata ruang industri. Selebihnya tinggal sosialisasi kepada masyarakat agar memahami manfaat dari investasi ini,” ujarnya.

Pemkot juga melibatkan camat dan lurah setempat dalam proses sosialisasi awal agar komunikasi dengan masyarakat berjalan terbuka dan transparan.

Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Samarinda

Selain menjamin ketersediaan BBM, Pemkot Samarinda mendorong agar proyek ini memberikan manfaat langsung bagi warga. Andi Harun meminta manajemen Patra Niaga memprioritaskan tenaga kerja lokal, terutama saat operasional nanti.

“Saya sudah sampaikan kepada manajemen Patra Niaga agar tenaga kerja yang terlibat, khususnya saat operasional nanti, banyak mengakomodir putra-putri Samarinda,” katanya.

Ia bahkan menawarkan dukungan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui Balai Latihan Kerja (BLK) jika memang perlu kompetensi khusus.

“Kalau ada kebutuhan SDM tertentu, tolong beri tahu kami dan beri kesempatan untuk mendidik putra-putri Samarinda, bisa melalui BLK atau lembaga lain. Supaya ke depan tidak ada alasan bahwa SDM kita tidak siap,” tegasnya

Dorong Ekonomi dan Tingkatkan PAD

Andi Harun optimistis pembangunan fuel terminal akan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah. Aktivitas industri di kawasan tersebut harapannya bakal mendorong pertumbuhan sektor transportasi, perdagangan, hingga jasa penginapan.

“Dengan adanya industri di sana, sektor transportasi, warung, penginapan, hotel, dan kegiatan ekonomi lainnya di sekitar lokasi akan bergerak. Dari situlah nanti akan berkontribusi terhadap peningkatan PAD,” ujarnya.

Fuel terminal ini tidak hanya melayani kebutuhan Samarinda, tetapi juga wilayah sekitar seperti Tenggarong dan kawasan penyangga lainnya.

“Ini bukan hanya untuk Samarinda, tapi juga daerah sekitar. Mudah-mudahan membawa manfaat besar bagi masyarakat dan kota ini,” tutup Andi Harun.

(Redaksi)

Back to top button