Kanwil DJPb Kaltim Keluhkan Serapan Dana Desa Rendah, Pertengahan Oktober Baru Terserap 80,4 Persen

DIKSI.CO, SAMARINDA – Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kaltim, merilis  data realisasi serapan transfer pusat ke Kaltim.

Midden Sihombing, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kaltim menyampaikan secara umum alokasi anggaran transfer pusat terserap baik di Kaltim.

Menilik data pada pertengahan Oktober kemarin, dari pagu anggaran sebesar Rp 2,76 triliun, mampu terserap Rp 2,41 triliun atau 87,31 persen.

“Realisasi belanja transfer ke daerah dan dana desa yang dibayarkan melalui KKPN Wilayah Kaltim sebesar Rp 2,41 triliun, dari pagu seluruhnya sebesar Rp 2,76 triliun,” kata Midden, dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Midden menjelaskan, dana transfer daerah terdiri dari dana alokasi khusus (DAK) fisik, dana desa, dan dana BOS.

Dana DAK fisik dialokasikan Rp 1,02 triliun, dan telah direalisasikan Rp 898,19 miliar.

“DAK fisik telah selesai dilaksanakan dengan realisasi sebesar 88,4 persen,” jelasnya.

Untuk dana BOS, menurut data Kanwil Ditjen DJPb Kaltim menjadi serapan terbesar, yakni telah mencapai angka 92,91 persen. 

Alokasi dana BOS sebesar Rp 839,9 miliar, dan terealisasi sebesar Rp 780,35 miliar.

Sementara itu, serapan transfer pusat terendah berada di alokasi dana desa. Dari Rp 899,89 miliar yanh dialokasikan, capaian realisasi sebesar Rp 723,84 miliar, atau 80,44 persen.

“Capaian dana desa belum mengembirakan di Kaltim. Kenapa belum cair dana desa itu. Desember terakhir, di tahap ketiga tuntas di November ini, sehingga Desember sudah tidak ada pencairan,” tegas Midden.

Beberapa kendala diakui Midden saat pencairan dana yang langsung ditransfer ke desa.

Beberapa masalah utama yang ditemukan lantaran tidak adanya standar verifikasi usulan di desa, hingga adanya penambahan syarat-syarat pencairian baru yang harus disesuaikan pemerintah desa. (tim redaksi Diksi)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik

Tinggalkan Balasan

Back to top button