Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.

Milad IMM ke-62, Andi Harun Dorong Mahasiswa Berdampak Nyata bagi Masyarakat

DIKSI.CO – Wali Kota Samarinda Andi Harun menekankan pentingnya tiga pilar utama dalam gerakan mahasiswa saat menghadiri resepsi Milad ke-62 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Jumat malam (3/4/2026). Ia meminta kader IMM tampil sebagai kekuatan perubahan yang nyata di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan halal bihalal itu, Andi Harun hadir sebagai pembicara utama. Ia langsung menyoroti arah gerakan mahasiswa agar tidak berhenti pada simbol organisasi semata.

“Saya menyampaikan pesan agar IMM terus memperkuat perannya sebagai gerakan kemahasiswaan Islam yang tidak hanya eksis, tetapi juga berdampak,” ujar Andi Harun.

Tiga Pilar Gerakan Mahasiswa IMM

Andi Harun menegaskan, ada tiga pilar utama yang harus menjadi fondasi gerakan IMM, yaitu keunggulan akademik, integritas moral, dan dampak sosial. Ia menilai, ketiganya harus berjalan beriringan agar mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang utuh.

“Yang pertama academic excellence, artinya kualitas akademik harus unggul. Kedua moral integrity, menjunjung tinggi nilai etik dan spiritual. Ketiga social impact, kehadiran IMM harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab besar dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Karena itu, mahasiswa harus mengasah kecerdasan intelektual sekaligus meningkatkan kepekaan sosial.

“Jangan hanya sekadar hadir, tetapi harus berdampak. Kehadiran itu harus memberi manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.

Mahasiswa Harus Bergerak dari Pengetahuan ke Aksi

Dalam pemaparannya, Andi Harun menjelaskan hubungan erat antara pengetahuan, kesadaran, dan aksi sosial. Ia menyebut proses intelektual mahasiswa harus bermuara pada tindakan nyata.

“Setiap basis pengetahuan menghadirkan kesadaran. Kesadaran melahirkan kepekaan, dan kepekaan akan mendorong aksi nyata. Dari situlah perubahan sosial bisa tercipta,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa nilai keimanan tidak cukup berhenti pada konsep, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Iman itu bukan hanya ucapan, tetapi harus tertanam dalam hati dan dibuktikan melalui amal serta gerakan perubahan sosial,” ucapnya.

Momentum Milad IMM untuk Penguatan Gerakan

Dalam kegiatan Milad ke-62 IMM ini turut hadir sejumlah tokoh, di antaranya Ketua ESDM DPP IMM Muhammad Idil, Ketua PWM Kaltim K.H. Siswanto, perwakilan Foksi IMM Kaltim, serta Ketua Umum DPD IMM Kaltim Andri Rifandi.

Harapannya. momentum ini menjadi refleksi sekaligus penguatan arah gerakan mahasiswa, khususnya dalam membangun peradaban di Kalimantan Timur.

Andi Harun menegaskan, peradaban lahir dari respons kolektif terhadap berbagai tantangan.

“Peradaban itu lahir dari tantangan. Karena itu, gerakan kolektif mahasiswa sangat penting untuk menghadirkan perubahan sosial,” pungkasnya.

(Adv)

Back to top button