Pantau Aktivitas di Pasar Tradisional, Brimob Kaltim Tekankan Warga Agar Jaga Pola Hidup Sehat

DIKSI.CO, BALIKPAPAN – Satbrimob Polda Kaltim khususnya Batalyon A Pelopor terus menggencarkan pemantauan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan. 

Hal itu terlihat dari masifnya kegiatan sambang dan himbauan tim patroli Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim ke pasar tradisional di Balikpapan.

Seperti yang dilaksanakan hari ini, tim patroli Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim terlihat mengadakan imbauan prokes di pasar tradisional Sepinggan Balikpapan, Jumat (28/5/2021).

“Pihak kami terus berupaya menekan grafik penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan yang saat ini masih ada," ucap Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK.

"Kami terus mengadakan himbauan patuh protkes kepada masyarakat agar tak ada penambahan lagi warga yang terkonfirmasi," lanjutnya. 

Ia menambahkan, bahwa fokus kegiatan hari ini kepada masyarakat yang masih melanggar protokol kesehatan termasuk mencegah adanya kerumunan.

"Warga yang didapati masih tidak patuh Prokes kami hampiri dan diberi edukasi tentang pentingnya 5M," tegas Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang.

Tak sampai di situ saja, pihaknya juga tak lelah untuk memberikan pemahaman tambahan kepada warga lainnya agar tak menyepelekan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

"Risiko yang ditimbulkan sangat fatal. Kami minta masyarakat tak menyepelekan hal ini. Jika bukan merupakan kepentingan darurat, mohon tetap di rumah saja," tuturnya. 

Selain itu, pihaknya juga mengimbau warga agar disiplin menjalankan pola hidup sehat agar tetap terhindar dari virus yang masih menjadi pandemi ini. (tim redaksi Diksi)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button