Trending

Fraksi Golkar DPRD Kaltim Serap 619 Aspirasi Warga, Infrastruktur dan Air Bersih Jadi Prioritas Utama

DIKSI.CO – Fraksi Golkar DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menuntaskan pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun 2025 yang berlangsung pada 24–30 Oktober 2025 di enam daerah pemilihan.

Selama reses tersebut, anggota fraksi turun langsung menyerap keluhan warga dan mencatat 619 aspirasi dari 185 titik yang tersebar di delapan kabupaten/kota.

Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Golkar, Sayid Muziburrachman menyampaikan laporan resmi hasil reses tersebut dalam Rapat Paripurna ke-48 DPRD Kaltim.

Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan diprioritaskan untuk ditindaklanjuti secara terukur.

“Kami mencatat setiap masukan masyarakat dan memastikan seluruhnya masuk dalam pembahasan pokok-pokok pikiran DPRD. Aspirasi ini bukan sekadar data, tetapi kebutuhan nyata warga yang harus kami perjuangkan,” tegas Sayyid.

Infrastruktur Dasar Mendominasi Aspirasi

Selama reses, Fraksi Golkar menemukan bahwa keluhan terkait infrastruktur dasar menjadi permintaan paling banyak.

Warga mengajukan perbaikan dan pembangunan jalan, jembatan, drainase, hingga normalisasi sungai.

Sayyid mengatakan bahwa kondisi infrastruktur di beberapa wilayah memang membutuhkan perhatian serius. Warga berharap adanya pemerataan pembangunan di semua daerah.

“Permintaan infrastruktur menduduki posisi tertinggi. Masyarakat ingin akses jalan yang layak, jembatan yang aman, serta saluran air yang berfungsi baik,” ungkapnya.

Air Bersih Jadi Masalah Mendesak

Selain infrastruktur, isu air bersih muncul sebagai keluhan paling krusial.

Warga di sejumlah daerah mengeluhkan kualitas air yang masih keruh, distribusi yang tidak lancar, dan minimnya jaringan pipa sekunder.

Fraksi Golkar menilai persoalan air bersih harus menjadi agenda prioritas pemerintah daerah.

Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas dan kesehatan masyarakat.

Sorotan di Pendidikan dan Kesehatan

Di sektor pendidikan, masyarakat meminta kejelasan teknis mengenai program pendidikan gratis Pemprov Kaltim untuk jenjang SD hingga SMA/SMK/SLB.

Warga juga menyoroti kebutuhan pembangunan sekolah baru, renovasi fasilitas, pengadaan laboratorium, serta penyediaan bahan ajar.

Sementara di bidang kesehatan, masyarakat berharap peningkatan pelayanan BPJS dan penambahan fasilitas posyandu terutama di daerah padat penduduk seperti Samarinda, Balikpapan, Kukar, dan Berau.

Pelaku UMKM meminta kemudahan akses permodalan, pelatihan usaha, dan perluasan pasar.

Golkar berkomitmen mendorong penguatan sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Sayyid memastikan seluruh aspirasi yang terkumpul akan diproses lebih lanjut.

“Hasil reses ini akan menjadi bahan dalam penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD Kaltim, lalu diintegrasikan ke Musrenbang dan penyusunan RKPD tahun depan,” pungkasnya. (adv)

Back to top button