DPRD Samarinda Soroti Debit Waduk Benanga Menurun, Sodetan Trik Dayung Jadi Mitigasi

DIKSI.CO – Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan langkah cepat untuk menjaga ketersediaan air di kawasan Benanga, Samarinda Utara. Pemkot bersama sejumlah pihak menyiapkan alur air dari kawasan Trik Dayung menuju Waduk Benanga.

Langkah tersebut menjadi bagian dari mitigasi menghadapi ancaman kekeringan. Kondisi Waduk Benanga kini mendapat perhatian karena tingginya sedimentasi telah mengurangi kapasitas dan debit air.

Pemkot Samarinda melalui Dinas PUPR bersama Perumda Tirta Kencana menyiapkan sodetan tersebut. Jalur air itu diharapkan dapat menambah suplai menuju Waduk Benanga.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan kondisi Waduk Benanga membutuhkan perhatian serius. Terlebih, masyarakat mulai menghadapi potensi berkurangnya ketersediaan air bersih.

Kekeringan Ancam Kawasan Benanga

Deni menyebut ancaman kekeringan dapat semakin terasa jika debit air terus menurun. Kondisi itu juga dapat memengaruhi pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

“Di kawasan Benanga, yang itu saat ini kemungkinan akan mengalami kekeringan yang luar biasa. Dalam hal juga supply air bersih juga agak susah,” ujar Deni, Rabu (16/9/2026).

Menurut Deni, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut kebutuhan air di sekitar waduk. Penurunan sumber air juga dapat berdampak pada pasokan air bersih bagi masyarakat.

Karena itu, pemerintah perlu mengambil langkah mitigasi sebelum kondisi semakin sulit.

Sedimentasi Kurangi Debit Waduk Benanga

Deni menjelaskan sedimentasi menjadi salah satu persoalan di Waduk Benanga. Endapan yang tinggi membuat kapasitas waduk semakin terbatas.

Kondisi tersebut turut memengaruhi debit air yang tersedia. Situasi itu menjadi perhatian khusus saat Samarinda menghadapi ancaman kekeringan.

“Karena waduk saat ini dalam ambang batas yang kalau kita sampaikan sedimennya tinggi, sehingga berkurang debit airnya,” ungkapnya.

Deni menilai pemerintah perlu menjaga ketersediaan air selama musim kemarau. Mitigasi jangka pendek menjadi salah satu langkah yang dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

PUPR Buat Alur Air dari Trik Dayung

Sebagai langkah cepat, tim PUPR bersama Perumda Tirta Kencana menyiapkan alur air dari kawasan Trik Dayung menuju Waduk Benanga.

Pemerintah berharap jalur tersebut dapat mengalirkan tambahan air ke waduk. Dengan begitu, ketersediaan air untuk kebutuhan masyarakat dapat tetap terjaga.

“Sudah melakukan mitigasi dengan membuat alur daripada Trik Dayung menuju kepada Benanga,” jelas Deni.

Menurut Deni, pengerjaan alur tersebut ditargetkan selesai paling lambat dalam waktu satu minggu.

Setelah pengerjaan selesai, air dari kawasan Trik Dayung diharapkan dapat mengalir menuju Waduk Benanga. Tambahan suplai tersebut nantinya dapat membantu menopang kebutuhan air bersih masyarakat.

“Estimasi paling lambatnya mudah-mudahan satu minggu, satu minggu bisa selesai sehingga nanti bisa men-support kepada waduk yang ada untuk mengalirkan air bersih kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penanganan Waduk Perlu Berkelanjutan

Sodetan dari Trik Dayung menjadi salah satu langkah jangka pendek untuk menghadapi potensi kekeringan di kawasan Benanga.

Namun, persoalan sedimentasi membutuhkan penanganan yang lebih berkelanjutan. Pemerintah perlu menjaga kapasitas tampungan waduk agar ketersediaan air tetap terjaga.

Langkah tersebut penting, terutama ketika musim kemarau kembali menekan sumber air. Ketersediaan air yang cukup juga menjadi bagian penting dalam menjaga pelayanan air bersih bagi masyarakat Samarinda Utara.

(Adv)

Back to top button