Imbas Covid-19, Pedagang Jajanan Tradisional di Paser Tak Bisa Mudik

DIKSI.CO, TANAPASER – Imbas Covid-19, berdampak pada pedagang kecil di Kabupaten Paser. 

Salah satunya para pedagang di Tepi Kandilo Paser. 

Disampaikan, setiap tahun biasanya tradisi mudik mereka lakukan. 

Hal ini disampaikan oleh J, pedagang jajanan tradisional, pentol, yang berasal dari Wonogiri.

Ia kini mencari nafkah di Paser.

“Biasanya pulang ke Jawa sebelum bulan puasa karena ada pelarangan tidak jadi mudik ke Jawa,” kata Joko kepada Tim Redaksi Diksi Senin (27/4/2020). 

Selain tak bisa pulang, ekonomi pun ikut berimbas. 

Sebelum Covid-19 meluas, ia sebut bisa dapatkan Rp 150 ribu per hari. Tetapi kini hanya Rp 70 ribu/ hari. 

“Itu sudah syukur kalau dapat Rp 70 ribu,” ujarnya. (tim redaksi Diksi) 

Kolaborasi Diksi.co Group X Aku Mantap 

 

 

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button