RS Khusus Covid-19 Tak Bisa Diaplikasikan di Kaltim, dr Padilah: Cara Terbaik Meningkatkan Konversi Tempat Tidur

DIKSI.CO, SAMARINDA – Isran Noor, Gubernur Kaltim membuat instruksi untuk melakukan penunjukan rumah sakit khusus pelayanan Covid-19 di Kaltim.

Hal itu tertuang dalam instruksi Gubernur Kaltim, Nomor 17 Tahun 2021, yang ditandatangani oleh Isran Noor, pada tanggal 21 Juli 2021.

Gubernur menginstruksikan, apabila di wilayah kabupaten/kota meiliki lebih dari satu rumah sakit, untuk dikoordinasikan dan segera menunjuk rumah sakit khusus pelayanan Covid-19.

Selain itu rumah sakit rujukan khusus Covid-19, sebaiknya memiliki jumlah tempat tidur yang layak, dan bukan merupakan rumah sakit pusat rujukan (top referral) di kab/kota.

dr Padilah Mante Runa, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, rencana tersebut masih akan dikaji dan dipersiapkan.

Dirinya menjelaskan berbagai kendala dialami jika penunjukan RS khusus Covid-19 diaplikasikan. Ia lalu mencontohkan kendala yang dialami di Samarinda.

"Sebenarnya RSUD IA Moeis ingin disiapkan menjadi RS rujukan Covid-19. Hanya saja tidak memenuhi syarat, karena ada beberapa bagian gedung yang retak," kata dr Padilah, Rabu (21/7/2021).

Selanjutnya yang direncanakan menjadi RS khusus rujukan Covid-19 adalah RSUD AWS Samarinda. 

Menurut dr Padilah, hal itu tak bisa dilakukan lantaran RSUD AWS menjadi rumah sakit rujukan nasional.

Cara terbaik untuk memaksimalkan perawatan pasien Covid-19, dengan seluruh RS di Samarinda membuat konversi besar-besaran lebih dari 40 persen. Ada yang 50 persen maupun ada yang 60 persen.

"Jangan sampai nanti tumpuan perawatan pasien Covid-19 hanya di RS khusus. Nanti tumpuannya ke sana, jadinya nanti kewalahan. Nanti rumah sakit lain tidak mau menerima pasien Covid-19 karena ada RS terpusat," jelasnya.

"Jangan saling mengharap, nanti jadi kolaps di sana (RS khusus Covid-19)," sambungnya.

Untuk itu, dr Padilah menekankan lebih baik seluruh RS, baik RS pemerintah maupun swasta menambah tempat tidurnya.

"Sebaiknya dikonversi besar-besaran di seluruh rumah sakit. Akhirnya melebihi dari kapasitas yang diperlukan. Daripada menunjuk RS khusus tapi kapasitasnya kecil," pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button