Kasus Covid-19 di Samarinda Terus Turun, Pasien Aktif Tersisa 391 Orang

DIKSI.CO, SAMARINDA – Gelombang kedua penyebaran Covid-19 di Samarinda, mulai menghantam sejak Juli 2020 lalu.

Per 16 Juli 2020 lalu, total kasus terkonfirmasi positif di Kota tepian hanya mencapai 165 kasus.

Dimulainya pola adaptasi kebiasaan baru pada bulan Agustus, membuat Kota Tepian masuk pada fase gelombang kedua.

Pertambahan kasus positif kian masif, hingga per 8 Desember 2020 ini, total kasus terkonfirmasi di Samarinda mencapai 6.094 kasus. 

Dengan total kasus tersebut, menempatkan Samarinda menjadi daerah dengan penularan seluruh kasus Covid-19 di Kaltim.

Namun, kasus mulai mengalami penurunan setiap harinya. Meski sempat terjadi peningkatan pesat pasca cuti bersama pada akhir Oktober lalu, namun kini kasus Covid-19 perlahan-lahan mengalami penurunan.

Sejak September 2020 lalu, pasien aktif berada di angka 400 hingga 500 orang pasien. Terparah di awal Oktober 2020 dengan jumlah 832 pasien aktif dirawat di Samarinda.

Namun per Selasa (8/12/2020) pasien Covid-19 aktif di Samarinda, turun perlahan hingga berjumlah 391 orang pada hari ini.

Ini menjadi penanda semakin baiknya penanganan Covid-19 di Kota Tepian.

Melalui rilis resminya, Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, mengungkap per hari ini pasien sembuh lebih tinggi dari pada kasus terkonfirmasi baru.

“Pasien sembuh pada hari ini berjumlah 54 orang, hingga total pasien sembuh mecapai 5.505 orang. Sementara kasus positif baru hanya berjumlah 10 kasus, total 6.094 kasus,” kata Ismed, Selasa (8/12/2020).

Ismed berharap kondisi ini makin membaik hingga Covid-19 benar-benar beakhir, seiring dengan ditemukannya vaksin.

Ismed juga menegaskan, tantangan bukan tidak ada. Ancaman peningkatan kasus secara masih terbuka lebar terlebih memasuki libur natal dan tahun baru.

Libur panjang ini akan membuat ancaman  penambahan kasus yang tinggi.

Untuk menekan hal tersebut, pihak Dinkes Samarinda tak henti-hentinya mengingatkan warga agar patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Yang terbaik adalah patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan,” tegasnya.

Rumus 3M +1T menjadi langkah yang tak bisa ditawar warga, agar terhindar dari virus memarikan tersebut.

“Memakai masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan dan tidak berkerumun wajib dilakukan,” pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button