Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar kini memprioritaskan kawasan permukiman yang terpisah dari desa induk atau berada di wilayah terpencil (remote area). Salah satu lokasi yang menjadi sasaran program tersebut adalah Desa Sepatin.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan pemerintah telah memenuhi kebutuhan listrik secara umum di seluruh wilayah sasaran. Namun, masih terdapat titik permukiman yang memerlukan penanganan khusus karena letaknya berjauhan.
“Secara pemenuhan untuk seluruh wilayah itu sudah 100 persen. Nah, kami ulang itu untuk memenuhi spot-spot yang masih remote area, yaitu wilayah permukiman yang terpisah dari desa induknya,” ujar Arianto, Jumat (30/10/2026).
Desa Sepatin Jadi Prioritas Perluasan Akses Listrik
Arianto menyebut Desa Sepatin memiliki sejumlah permukiman yang lokasinya terpisah, di antaranya Dusun Tanjung Rukang dan Dusun Mangkubur.
Kondisi geografis tersebut membuat pemerintah perlu menyiapkan skema tersendiri agar masyarakat di kawasan tersebut memperoleh akses listrik.
Sebagai langkah pemenuhan kebutuhan energi, Pemkab Kukar memanfaatkan energi surya melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal.
Saat ini, pembangunan PLTS Komunal di Desa Sepatin tengah berlangsung. Pemerintah selanjutnya akan menyasar permukiman terpencil lainnya secara bertahap.
Upaya ini diharapkan dapat memperluas jangkauan listrik hingga ke kawasan yang belum terlayani secara optimal oleh jaringan listrik konvensional.
Kapasitas PLTS Komunal Masih Perlu Ditingkatkan
Meski pembangunan PLTS Komunal secara keseluruhan telah mencapai 100 persen, Arianto mengakui kapasitas daya yang tersedia belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat.
Karena itu, DPMD Kukar membuka peluang peningkatan kapasitas pembangkit pada tahap berikutnya. Namun, realisasi rencana tersebut tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Kalau kelas komunal sudah 100 persen untuk pembangunannya. Tapi daya yang tersedia untuk kebutuhan masyarakat masih kurang. Kemungkinan ketika keuangan daerah memungkinkan, kita akan melakukan peningkatan kapasitas sehingga masyarakat bisa mendapatkan pasokan listrik yang cukup,” jelasnya.
Pemkab Kukar berharap Program Terang Kampungku dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Pemerintah tidak hanya berfokus pada pemenuhan listrik di pusat desa, tetapi juga berupaya menjangkau permukiman yang selama ini menghadapi keterbatasan akses energi.
Dengan demikian, masyarakat di wilayah terpencil memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati layanan listrik guna menunjang aktivitas rumah tangga maupun kegiatan ekonomi.
(Adv/ DPMD Kukar)

