Andi Harun Bawa Pengalaman Hukum dan Pemerintahan ke Ruang Kuliah

Gunakan suara perangkat Anda
1,223 dibaca
Bagikan:

Ringkasan Cepat

  • DIKSI.CO – Kesibukan memimpin pemerintahan tidak menghalangi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, untuk berbagi ilmu di dunia akademik.
  • Di tengah agenda pembangunan dan pelayanan publik, ia tetap menjalankan perannya sebagai dosen dengan menghubungkan teori hukum dan praktik di lapangan.
  • Pada Sabtu (24/10/2026), Andi Harun mengajar mata kuliah Politik Hukum Agraria dan Lingkungan di Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda.

DIKSI.CO – Kesibukan memimpin pemerintahan tidak menghalangi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, untuk berbagi ilmu di dunia akademik.

Di tengah agenda pembangunan dan pelayanan publik, ia tetap menjalankan perannya sebagai dosen dengan menghubungkan teori hukum dan praktik di lapangan.

Pada Sabtu (24/10/2026), Andi Harun mengajar mata kuliah Politik Hukum Agraria dan Lingkungan di Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda.

Ia mengajak mahasiswa memahami persoalan hukum secara kritis melalui pembahasan teori, analisis kasus, dan dialog di ruang kuliah.

Hubungkan Teori dengan Persoalan Nyata

Dalam proses pembelajaran, Andi Harun tidak hanya menyampaikan konsep dan peraturan hukum.

Ia juga mendorong mahasiswa mengkaji contoh kasus, mengidentifikasi aturan yang relevan, serta menyusun argumentasi berdasarkan landasan hukum yang tepat.

Pendekatan tersebut membantu mahasiswa memahami alasan di balik suatu kebijakan sekaligus menimbang dampak penerapannya bagi masyarakat.

Dengan demikian, mahasiswa tidak sekadar menghafal pasal, tetapi juga belajar menafsirkan norma dan menguji penerapannya dalam berbagai situasi.

Menurut materi perkuliahan tersebut, persoalan agraria dan lingkungan membutuhkan pemahaman yang menyeluruh.

Mahasiswa perlu mempertimbangkan kepastian hukum, kepentingan masyarakat, keadilan dalam pemanfaatan sumber daya alam, serta keberlanjutan lingkungan sebelum menarik kesimpulan.

Melalui diskusi dan analisis kasus, mahasiswa berlatih membangun pola pikir yang cermat, kritis, dan sistematis.

Mereka juga mengembangkan kemampuan menyampaikan pendapat serta mempertanggungjawabkan argumentasi berdasarkan ketentuan hukum.

Lanjut Mengajar di Universitas Terbuka Samarinda

Setelah mengajar di UWGM Samarinda, Andi Harun melanjutkan kegiatan akademiknya di Universitas Terbuka (UT) Samarinda pada hari yang sama.

Di kampus tersebut, ia mengampu mata kuliah Praktik Peradilan Pidana dan Perdata.

Dua agenda perkuliahan itu mempertemukan pengalaman hukum dan pemerintahan dengan kebutuhan pembelajaran mahasiswa.

Melalui kegiatan mengajar, ia mengajak mahasiswa memahami hubungan antara norma hukum, kebijakan publik, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pendidikan sebagai Ruang Pengabdian

Bagi Andi Harun, ruang kuliah tidak hanya menjadi tempat menyampaikan materi.

Perguruan tinggi juga membuka ruang pertukaran gagasan, pengujian pemikiran, dan pengembangan kemampuan generasi muda dalam menghadapi persoalan nyata.

Peran kepala daerah dan dosen memang memiliki tanggung jawab berbeda.

Namun, keduanya sama-sama membuka kesempatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pemerintahan menjalankan fungsi tersebut melalui kebijakan dan pelayanan publik, sedangkan pendidikan membangun pengetahuan, daya kritis, dan kualitas sumber daya manusia.

Konsistensi Andi Harun mengajar di tengah agenda pemerintahan menunjukkan keterlibatannya dalam dunia pendidikan.

Upaya membangun Samarinda tidak hanya menyangkut pembangunan fisik dan peningkatan pelayanan publik, tetapi juga pengembangan manusia melalui pendidikan sebagai bekal bagi generasi muda untuk berkontribusi bagi masa depan kota. (*)

DIKSI.co

Tim Redaksi

Tim Redaksi DIKSI.co

Menyajikan informasi terkini, akurat dan terpercaya untuk masyarakat.