Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Disdamkarmat Samarinda Siaga Penuh 24 Jam

DIKSI.CO – Menjelang bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda memastikan seluruh personel tetap dalam kondisi siaga penuh. Kepala Disdamkarmat Samarinda, Hendra AH, menegaskan bahwa pihaknya tidak menambah pos baru, namun mengoptimalkan pos yang sudah ada.

Seluruh Pos Tetap Beroperasi 24 Jam

Hendra menjelaskan, pola pengamanan menjelang Ramadan pada dasarnya sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Seluruh pos pemadam yang tersebar di Kota Samarinda tetap beroperasi selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.

“Biasanya menjelang bulan Ramadan maupun Idul Fitri, kami tetap siaga. Tidak ada penambahan pos, karena kita sudah memiliki pos 1 hingga pos 11 yang selalu siap 24 jam,” ujarnya, Rabu (18/02/2026).

Menurutnya, pengalaman setiap tahun menunjukkan bahwa risiko kebakaran cenderung meningkat selama bulan Ramadan. Hal ini umumnya dipicu oleh perubahan aktivitas masyarakat, terutama pada waktu sahur dan malam hari.

Risiko Kebakaran Meningkat Saat Sahur

Ia menilai, kelalaian kecil sering menjadi pemicu utama kebakaran rumah tangga. Misalnya, warga memasak pada waktu subuh lalu tertidur karena kelelahan setelah beraktivitas seharian dan menjalankan ibadah malam.

“Fenomena di bulan suci Ramadan memang biasanya terjadi peningkatan kebakaran. Karena masyarakat kadang lalai, terutama saat memasak untuk sahur kemudian ketiduran, atau karena aktivitas ibadah yang intens sehingga kelelahan,” jelas Hendra.

Meski demikian, Disdamkarmat tidak melakukan penambahan pos khusus. Strategi yang diambil adalah memperkuat kesiapsiagaan di seluruh pos yang sudah ada agar respons tetap cepat ketika terjadi keadaan darurat.

“Jadi persiapan kami adalah siaga 24 jam penuh dari pos 1 hingga pos 11,” tegasnya.

Masyarakat Diminta Aktif Melapor

Selain kesiapan personel dan armada, Disdamkarmat juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor apabila terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya. Hendra menyebut, terdapat beberapa jalur pelaporan yang dapat dimanfaatkan warga.

Ia menjelaskan, laporan dapat disampaikan melalui call center resmi Disdamkarmat, melalui jaringan radio (HT) petugas, maupun dengan datang langsung ke pos pemadam terdekat.

“Biasanya masyarakat bisa melapor melalui call center kami, kemudian juga lewat HT petugas, atau langsung ke pos. Dari pos 1 hingga pos 11 semuanya siap menerima laporan,” terangnya.

Hendra mengimbau warga Samarinda untuk meningkatkan kewaspadaan selama Ramadan, khususnya terkait penggunaan kompor, instalasi listrik, serta aktivitas memasak pada dini hari. Ia berharap peran aktif masyarakat dapat menekan potensi kebakaran.

Menurutnya, pencegahan tetap menjadi langkah paling efektif dibandingkan penanganan setelah kejadian. Karena itu, kesadaran warga memegang peranan penting dalam menjaga keselamatan lingkungan.

Disdamkarmat Samarinda memastikan akan terus memantau kondisi lapangan selama Ramadan hingga Idul Fitri. Dengan kesiapsiagaan penuh di seluruh pos, diharapkan respons penanganan kebakaran di Kota Samarinda tetap cepat dan optimal sepanjang periode tersebut.

(Redaksi)

Back to top button