150 Petak UMKM Ramaikan Pasar Ramadan di Stadion Segiri

DIKSI.CO – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, halaman Stadion Segiri ramai dengan ratusan petak lapak yang akan menjajakan kuliner hasil olahan masyarakat Kota Samarinda. Saat ini sejumlah pedagang terlihat sibuk menyusun meja dan memasang instalasi listrik hingga malam hari. Samarinda bersiap menyambut tradisi tahunan: Pasar Ramadan.

Persiapan Capai 90 Persen, Tinggal Finishing

Kepala Dinas Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda, Muslimin, mengungkapkan bahwa persiapan Pasar Ramadan saat ini telah memasuki tahap akhir. Ia memastikan sebagian besar kebutuhan teknis sudah terpenuhi dan tinggal penyelesaian akhir.

“Saat ini kita tinggal melakukan finishing terhadap kegiatan wisata belanja Ramadan. Persiapannya mencapai 90 persen, tinggal finishing saja,” jelas Muslimin, Rabu (18/02/2026).

Dia menambahkan, aktivitas penataan lapak sudah mulai berlangsung. Para pedagang bahkan bekerja hingga malam hari untuk menyiapkan meja serta perlengkapan jualan mereka menjelang hari pertama Ramadan.

Menurut Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) itu, program Pasar Ramadan merupakan kegiatan rutin yang Pemerintah Kota Samarinda laksanakan melalui Disporapar sebagai bentuk dukungan terhadap perputaran ekonomi masyarakat selama bulan puasa.

“Yang pertama, aktivitas kegiatan dilaksanakan oleh Disporapar atau Pemerintah Kota Samarinda melalui Disporapar mengadakan Pasar Ramadan,” ujarnya.

Lebih dari 150 Lapak Disiapkan untuk UMKM

Ia menjelaskan, total terdapat lebih dari 150 petak yang disiapkan bagi para pelaku usaha makanan dan minuman. Selain berburu takjil, masyarakat juga akan menemukan beragam aktivitas pendukung yang turut meramaikan kawasan tersebut.

“Saat ini sudah kita melakukan finishing terhadap kegiatan wisata belanja Ramadan yang jumlahnya lebih 150 petak yang kita siapkan bagi masyarakat penjual makanan dan berbagai macam jenis kegiatan dilaksanakan di Pasar Ramadan,” terangnya.

Muslimin menyebut, mulai hari ini para pedagang sudah diperbolehkan masuk ke lokasi untuk menata meja serta perlengkapan dagangan mereka. Langkah ini dilakukan agar saat Ramadan dimulai, aktivitas jual beli sudah bisa berjalan.

“Mulai hari ini mereka sudah memasuki tempat untuk menyusun meja dan perlengkapan-perlengkapan dalam rangka wisata belanja Ramadan,” katanya.

Pembukaan Resmi oleh Wali Kota

Disporapar merencanakan pembukaan resmi Pasar Ramadan akan dilakukan pada Jumat mendatang oleh Wali Kota Samarinda. Meski demikian, secara operasional para pedagang dipersilakan mulai berjualan lebih awal.

“Mereka sudah buka duluan besok, tapi pembukaan resminya oleh Bapak Wali Kota hari Jumat,” ungkap Muslimin.

Terkait progres persiapan, ia kembali menegaskan bahwa seluruh pekerjaan fisik hampir selesai. Bahkan pada malam hari sebelum Ramadan, para pedagang disebut lembur untuk memastikan kesiapan lapak.

“Sudah 90 persen, tinggal finishing saja. Bahkan malam hari ini mereka sudah lembur semua menyiapkan meja-meja,” tegasnya.

Sistem Swakelola dan Biaya Terjangkau

Dari sisi pembiayaan, Muslimin menjelaskan bahwa pengelolaan Pasar Ramadan dilakukan secara swakelola dengan menggandeng event organizer. Disporapar, kata dia, lebih fokus menyediakan fasilitas dasar guna membantu masyarakat berjualan.

“Kita swakelola. Kita serahkan kepada event organizer yang mengatur. Kita tidak punya anggaran, kita hanya menyiapkan fasilitas dalam rangka membantu masyarakat melakukan kegiatan perekonomian di Pasar Ramadan,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa biaya sewa lapak dibuat relatif terjangkau agar pelaku UMKM dapat berpartisipasi. Setiap petak dibanderol Rp1.250.000 dengan fasilitas yang sudah cukup lengkap.

“Harganya Rp1.250.000 per petak. Itu sudah lengkap fasilitas listrik dan lain-lainnya,” ujarnya.

Pemerintah Kota Samarinda berharap Pasar Ramadan di Stadion Segiri dapat menjadi magnet ekonomi musiman sekaligus ruang rekreasi kuliner bagi masyarakat. Dengan jumlah lapak yang cukup banyak dan lokasi yang strategis, kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan roda UMKM lokal selama bulan suci.

Disporapar juga mengimbau para pedagang untuk menjaga kebersihan, ketertiban, serta kualitas produk yang dijual. Dengan demikian, Pasar Ramadan tidak hanya ramai pengunjung, tetapi juga memberikan pengalaman yang nyaman bagi warga Samarinda.

Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, kawasan Stadion Segiri dipastikan akan kembali menjadi pusat keramaian masyarakat pada Ramadan tahun ini, baik untuk berburu takjil maupun menikmati suasana ngabuburit bersama keluarga.

(Redaksi)

Back to top button